Berebut Suara Pemilih Pemula

PALANGKA RAYA-Pesta demokrasi untuk memilih gubernur dan wakil gubernur pada 9 Desember mendatang menjadi kesempatan pertama bagi 73.918 pemilih pemula menggunakan hak pilihnya dalam pemilu. Meskipun persentasenya cuma 4,35 dari total 1.698.449 pemilih yang terdata dalam daftar pemilih tetap (DPT), tapi suara mereka ikut menentukan siapa pemimpin yang akan melenggang ke Istana Isen Mulang.

Empat wilayah menjadi arena pertarungan sengit para pasangan calon (paslon) dalam perebutan suara. Yakni Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Kapuas, dan Palangka Raya. Keempat wilayah itu menjadi lumbung suara, karena jumlah pemilih di daerah-daerah itu mencapai 880.242 orang atau 51,83 persen dari 1.698.449 pemilih yang masuk dalam DPT Pilkada Kalteng.

Agar semua pemilih menyalurkan suaranya pada pesta demokrasi yang dilaksanakan lusa, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng bersama KPU kabupaten/kota gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami menyampaikan soal pentingnya memilih atau menggunakan hak pilih dalam pilgub kali ini demi menentukan pemimpin Kalteng lima tahun ke depan,” kata Ketua KPU Kalteng Harmain Ibrohim, baru-baru ini.

Baca Juga:  Penumpang KMP Drajat Paciran Diperiksa

Sosialisasi dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat tersebut menghadirkan tokoh masyarakat dan Satugas Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.  Dijelaskan Harmain, dengan konsep  yang telah ditetapkan melalui PKPU terkait pemilihan, meski di tengah pandemi Covid-19, masyarakat tetap aman memilih. Karena, kata dia, TPS dinyatakan sehat.

“Oleh sebab itu, kami mengundang tokoh masyarakat dalam kegiatan ini agar bisa menyampaikan kepada warga lainnya. Kami berharap para peserta yang hadir nantinya menyampaikan kepada masyarakat luas supaya tidak ragu-ragu datang ke TPS untuk memilih, karena TPS aman dan sehat,” pintanya saat sosialisasi terkait penghitungan suara di GPU Jaro Pirarahan, Kabupaten Barito Selatan (Barsel).  

Selain itu, upaya lain yang dilakukan oleh KPU untuk meningkatkan keterlibatan generasi muda atau pemilih milenal dalam pilkada kali ini adalah dengan mengimbau kepada para pelajar atau mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Kota Cantik untuk segera mengurus formulir A5 agar dapat menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember nanti. Pelajar maupun mahasiswa yang berada di Kota Cantik dapat mengajukan pindah memilih dengan meminta formulir A5 dari KPU. Dengan catatan, sudah terdaftar di KPU asal sehingga bisa segera dikeluarkan dari KPU asal dan masuk KPU kota.

Baca Juga:  Dinas Koperasi dan UKM Perhatikan Pelaku Usaha Mikro

“Kepada mahasiswa/pelajar kami minta segera mengurusnya. Silakan lapor ke KPU dengan memastikan bahwa yang bersangkutan sudah masuk DPT di KPU asal,” kata Ketua KPU Kota Palangka Raya Ngismatul Choiriyah, sembari menyebut bahwa suara pemilih mineal cukup mempengaruhi  hasil pilkada. Untuk itu, keterlibatan suara mereka sangat diharapkan untuk menentukan pemimpin Kalteng lima tahun ke depan.

Nantinya mereka yang pindah tempat memilih ini akan difasilitasi di tempat pemungutan suara (TPS) terdekat. Pada saat pencoblosan, pemilih pindahan yang memiliki formulir A5 dapat memberikan suaranya seperti pemilih yang terdaftar dalam DPT, yakni pada pukul 07.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB.

“Sementara yang menggunakan KTP akan masuk pada pemilih khusus dan baru bisa menggunakan suaranya pada pukul 12.00 WIB hingga 13.00 WIB. Kami mendahulukan yang sudah terdaftar demi mengantisipasi kehabisan surat suara,” ucapnya. (abw/ala)