Rektor UPR Siap Divaksin

Rektor UPR
PIDATO : Rektor UPR Dr Andrie Elia menyampaikan pidato pada Rapat Senat Terbuka dalam Rangka Penutupan Dies Natalis ke-57 Universitas Palangka Raya, Senin (30/11/2020): FOTO TANGKAPAN LAYAR/SMA

PALANGKA RAYA, kalteng.co-Vaksin Sinovac sudah mulai didistribusikan pekan lalu ke kabupaten-kabupaten yang ada di Kalteng. Meski penggunaan vaksin itu masih menunggu izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), tapi Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia telah menyatakan siap disuntik vaksin tersebut.

“Saya Rektor Universitas Palangka Raya Andrie Elia siap divaksin Covid-19,” ujar Rektor UPR Andrie Elia kepada Kalteng Pos melalui pesan singkat akhir pekan lalu.

Pernyataan Andrie yang merupakan pejabat publik diharapkan bisa menepis kekhawatiran sebagian masyarakat terhadap kelayakan vaksin itu. Selain sebagai rektor, Andrie juga merupakan tokoh masyarakat yang menjabat ketua harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng.

Baca Juga:  Terkait Kewajiban Bayar THR, Disnakertransperin Bartim Surati 20 Perusahaan

Ia yakin vaksin Sinovac yang didistribusikan itu aman. Apalagi sebelumnya telah dilakukan uji klinis tahap tiga di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di sejumlah negara. Dan hasilnya bagus. “Siap lahir batin. Karena saya yakin tidak mungkin pemerintah membunuh rakyatnya. Apalagi sebelumnya telah melalui uji klinis tahap III dan hasilnya bagus. Atas dasar itu saya yakin dan siap untuk divaksin,” ujar Andrie.

Baca Juga:  Gubernur Uji Coba Deteksi Covid-19 Pakai GeNose

Andrie berharap masyarakat Kalteng yang akan menerima vaksin tahap pertama tak perlu takut atau khawatir. Justru dengan divaksin akan muncul kekebalan tubuh. Melalui vaksin ini diharapkan bisa mengatasi pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini. (sma/ce/ala)