Peredaran Narkoba Senilai Rp3 Miliar

Peredaran Narkoba

NANGA BULIK, kalteng.co-Kalteng dijadikan oleh para bandar sebagai pasar untuk mengedarkan narkoba jenis sabu. Bumi Tambun Bungai ini begitu menggiurkan bagi mereka. Banyaknya permintaan menjadi alasan utama barang haram itu terus masuk dari semua jalur.
Tahun 2020 lalu, Polda Kalteng dan polres jajaran berhasil menyita ekstasi 848,5 butir dan sabu 13.406,73 gram dari total 705 orang tersangka, baik kurir maupun pengedar.


Teranyar, Minggu (17/1), anggota Satresnakoba Polres Lamandau berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dari Kalimantan Barat. Sudah kesekian kalinya kristal putih disuplai dari provinsi yang terletak di sebelah barat Kalteng itu. Barang bukti yang berhasil disita kepolisian kali ini sebanyak 1,7 kilogram sabu. Jika dikonversikan dalam bentuk uang, setara Rp3 miliar. Ada lima orang tersangka yang diamankan.


Kapolres Lamandau AKBP Arif Budi Purnomo didampingi Kabagops Kompol AKP Agus Priyo Wibowo dan Kasatresnarkoba AKP I Made Rudia mengatakan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyampaikan akan ada barang haram masuk pada 16 Januari 2021, dibawa mengendarai mobil dari Pontianak dan melintasi Lamandau.

Baca Juga:  Kajati Terima Kunker Anggota Komisi III DPR RI


Menindaklanjuti informasi tersebut, kemudian 17 Januari 2021 sekitar pukul 08.00 WIB, anggota melakukan penghadangan mobil dengan cir-ciri sesuai informasi yang diterima sebelumya.
“Proses penghadangan dan penggeledahan dilakukan di jalan lintas Kalimantan, tepatnya di Km 18,” katanya dalam keterangan pers di Aula ko Polres Lamandau, Selasa (19/1).

Baca Juga:  Oknum PNS Pulang Pisau Jadi Pengedar Sabu Sabu