Bawa Kayu Liar, Empat Pelaku Diringkus

Kayu Liar
DIAMANKAN: Jajaran Polres Barito Utara mengamankan empat truk telah berisi muatan kayu balau hasil gergajian tanpa dokumen, Selasa (19/1/2021) lalu. POLRES BATARA FOR KALTENG POS

MUARA TEWEH, Kalteng.co – Polres Barito Utara  (Batara) berhasil menangkap pelaku tindak pidana kejahatan di bidang kehutanan (illegal logging) di Desa Luwe Hilir, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Batara.

Kapolres Batara AKBP Dodo Hendro Kusuma melalui Kasat Reskrim AKP Tommy Palayukan menyampaikan, Selasa (19/1/2021) sekitar pukul 09.00 WIB, pihaknya mendapat informasi masyarakat tentang beberapa truk memuat gergajian diduga jenis balau panjang sekitar empat meter di Desa Luwe Hilir.

“Setelah mendapat informasi, KBO beserta unit melakukan patroli ke arah Luweh Hilir dan telah ditemukan sebanyak empat unit truk yang masing-masing memuat kayu gergajian diduga jenis balau yang mesing truk memuat sekitar tujuh kubik  yang tidak dilengkapi surat keterangan sah hasil hutan,” kata Tommy Palayukan, Jumat (22/1/2021).

Baca Juga:  Gubernur Uji Coba Deteksi Covid-19 Pakai GeNose

Kemudian ke empat unit truk diamankan beserta empat orang sopir yakni  MR (27), H (31) M (36) dan R (39) yang diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Para pelaku yang diamankan dijerat Pasal 83 ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 Huruf e Undang– dang RI No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan,” tandas Tommy.

Selain di Lahei Barat, Polsek Gunung Timang berhasil mengamankan satu unit truk berikut sopirnya yang kedapatan mengangkut kayu olahan tanpa dokumen.

Baca Juga:  Peringati Hari Kartini, Polwan dan Kowad Bagikan 1.500 Masker Gratis

Kapolsek Gunung Timang, Iptu G.S Rahail mengatakan, pelaku JN (30) warga Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan diamankan saat melintas di Jalan Negara Kandui – Muara Teweh Km. 10 Desa Kandui, Kecamatan Gunung Timang, Rabu (20/1/2021).

“Setelah memperoleh informasi dari  masyarakat tentang truk bermuatan kayu olahan, kami melakukan pengecekan. Setelah yang dicurigai melintas segera dilakukan  penghentian satu truk bak kayu merk Mitsubishi Colt warna Kuning DA 1029 LA bermuatan kayu olahan jenis keruing berbagai ukuran sebanyak kurang lebih 169 pucuk (lima meter kubik) tanpa dilengkapi dokumen sah,” jelas Rahail.