Lokasi Tambang Dinilai Janggal

Batu Belah
BEROPERASI: Aktivitas pertambangan menggunakan alat berat di Desa Upon Batu, Kecamatan Tewah. FOTO: POPY/KALTENG POS

KUALA KURUN, kalteng.co-Lokasi tambang galian C di Desa Upon Batu dan Batu Nyiwuh, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menjadi sorotan. Perizinan dan lokasi pertambangan dinilai belum ramah lingkungan, karena persis berada di pinggir jalan. Sorotan tajam pun datang dari kalangan eksekutif dan legislative. Mereka menilai ada kejanggalan dalam penerbitan perizinan perusahaan pertambangan yang mengekplorasi batu belah tersebut.  

Baca Juga:  Selama Ramadan, Belajar dari Rumah maupun Pembelajaran Tatap Muka Ditiadakan

Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gumas ikut kaget melihat keberadaan lokasi tambang di dua desa tersebut. Meskipun pihaknya tidak memiliki kewenangan lagi untuk menerbitkan dokumen perizinan karena sudah diambil alih pusat, tapi dengan melihat lokasi pertambangan itu mereka pun merasa ada kejanggalan, karena berada di pinggir jalan yang sehari-hari dilewati masyarakat.

“Kami tidak memiliki kewenangan lagi, sekarang semua di pusat (izin pertambangan). Kami pastikan, kami tidak mengeluarkan izin,” ungkap Kepala DPMPTSP Gumas Aga Handuran, Senin (25/1).

Baca Juga:  Susu Kurma, Manis dan Suegerr Banget

“Ngeri sekali melihat lokasi tambang itu, bila pecahan batu belah terkena pengendara yang melintas kan bahaya, ini juga disebabkan karena di Kabupaten Gunung Mas tidak ada dinas pertambangan,” tambah Aga.