Misi Kemanusiaan, Perkeban Kapuas Menyalurkan Sembako

Perkeban Kapuas Menyalurkan Sembako
BANTUAN : Ketua Perkeban Kapuas H Saferaniansyah, memberikan bantuan dan melihat kondisi masyarakat korban banjir, Senin (25/1). DOK PRIBADI

KUALA KAPUAS, Kalteng.co – Persatuan Keluarga Banjar (Perkeban) melakukan misi kemanusiaan menyalurkan bantuan sembako pada warga, terutama terdampak banjir paling parah di Desa Alot dan Arah Nani Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tegah Kecamatan Hantakan, Kalimantan Selatan.

Dengan mengerahkan tujuh unit kendaraan roda empat dobel kabin berangkat, dari Kuala Kapuas melintasi hambatan kemacetan, dan genangan air di Kabupaten Barito Kuala tepatnya di Kelurahan Handel Bakti, tim terus berpacu agar bantuan sembako sampai tempat tujuan.

Ketua Perkeban Kapuas H. Saferaniansyah mengatakan, bantuan kemanusiaan kepada warga Kecamatan Hantakan merupakan sumbangsih dari Pemkab Kapuas melalui Bupati Kapuas Ir. Ben Brahim S Bahat, MM, MT.,dan Wakil Bupati H Nafiah Ibnor, juga sumbangan sukarela dari pedagang pasar blok R, Warga Kecamatan Kapuas Hilir, Komite Olahraga Nasional Indonesia(KONI), warga Banjar di Kapuas, serta Kementerian Pertanian IP2TP unit Tatas Kabupaten Kapuas BPTP(Balai Pengkajian Tehknologi Pertanian) Kalteng.

Baca Juga:  Terpilih Aklamasi, Ryan Pimpin Sapma PP Kalteng

“Kita ke lokasi bencana banjir, dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan setempat, agar pendistribusian pangan dan obat obatan serta peralatan dapur memang tepat sasaran,” ucap Ketua Perkeban Kabupaten Kapuas H Saferaniansyah, Selasa (26/1).

Pria biasa disapa H. Firin ini mengakui, kondisi di lokasi bencana banjir sangat memprihatinkan, dimana dari Ibu Kota Kecamatan Hantakan juga terdampak banjir, sehingga rumah warga bahkan pusat perekonomian pasar habis di terjang banjir, dan akses jalan menuju Desa Alot, serta Arah Nani terputus.

Baca Juga:  Airlangga Hartarto Ternyata Cucu Pejuang Kemerdekaan Asal Sukabumi

Namun berkat kesigapan pemerintah setempat, untuk penanganan akses jalan dapat di atas menggunakan alat berat untuk membersihkan material potongan kayu, dan tanah longsor akibat hujan deras dan banjir.

“Kami langsung menyerahkan bantuan sembako, baik itu beras, mie instan, air miniral, obat-obatan dan peralatan masak yang memang sudah dipaketkan, hanya saja belum ada dapur umum disana,” ungkapnya.