Tembakau dan Pakaian Sumbang Inflasi di Kalteng

Inflasi di Kalteng

PALANGKA RAYA, kalteng.co – Indeks harga konsumen di level ped­agang eceran di Provinsi Ka­limantan Tengah (Kalteng), dikompilasi berdasarkan gabungan dua kota rujukan yakni Palangka Raya dan Sampit. Selama Januari 2021, terjadi inflasi 0,09 persen atau terjadi kenaikan indeks harga dari 105,21 pada Desember 2020 menjadi 105,30 pada Januari 2021.

Baca Juga:  BRI Makin Dekat dengan Masyarakat melalui Pojok Mantri BRI

“Kelompok pengeluaran yang mendominasi pengaruh inflasi ini adalah peningka­tan indeks harga kelompok makanan, minuman dan tembakau 0,57 persen, serta kelompok pakaian dan alas kaki 0,57 persen,” ucap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, Eko Marsoro MM, Senin (1/2).

Ia melanjutkan, untuk laju inflasi tahun ke tahun 1,06 persen secara umum dipicu oleh kenaikan indeks harga kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 7,70 persen, kelompok penyedia makanan dan minuman/restoran 1,50 persen, serta kelompok makanan, minuman dan tembakau 1,39 persen.

Baca Juga:  PT SMM Serahkan Bantuan