Dampak yang Dikhawatirkan Jika Rekrutmen Guru PNS Ditiadakan

Rekrutmen PPPK
ilustrasi/JPG

JAKARTA, kalteng.co–Pemerintah memutuskan tahun ini hanya merekrut guru dengan status pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) atau tenaga kontrak. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) meminta pemerintah tetap membuka rekrutmen guru PNS. Supaya minat generasi muda jadi guru tidak susut.

Baca Juga:  Polisi: PT Adhi Graha Sama Sekali Belum Punya Modal

Permintaan supaya pemerintah tetap membuka rekrutmen guru PNS itu disampaikan langsung Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi. Dia mengatakan jangan sampai kebijakan rekrutmen PPPK itu malah berdampak negatif terhadap kualitas guru-guru di masa mendatang.

’’Tidak ada rekrutmen guru PNS. Tolong dampaknya ini tidak baik,’’ katanya dalam seminar soal peta jalan pendidikan di Jakarta, Kami(2/2). Dia menjelaskan kebijakan tersebut dikhawatirkan membuat anak mudah tidak tertarik bekerja sebagai guru.

Baca Juga:  Disdik Palangka Raya Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan