Indonesia Masuk Blacklist Saudi, Ancam Penyelenggaraan Haji

Berangkat Umrah
ilustrasi HAJI jawa pos

JAKARTA, kalteng.co– Penyelenggaraan haji 2021 terus diliputi ketidakpastian. Diantara tandanya sampai sekarang belum ada rekrutmen petugas haji. Padahal sebelumnya rekrutmen haji dimulai pertengahan Februari. Kondisi diperparah masuknya Indonesia dalam daftar 20 negara yang dilarang masuk ke Arab Saudi.

Ada banyak indikator yang membuat penyelenggaraan haji 2021 dilipitu ketidakpastian. Selain soal rekrutmen petugas haji, juga terkait biaya haji. Tahun lalu, meskipun haji dibatalkan karena pandemi, biaya haji diputuskan 30 Januari atau berjarak 5 bulan setengah dari jadwal penerbangan perdana jamaah haji.

Sementara tahun ini pemerintah bersama Komisi VIII DPR baru menyetujui pembentukan panitia kerja (panja) biaya haji 2021. Padahal waktu yang tersisa tinggal empat bulan sepuluh hari jelang rencana keberangkatan perdana haji 2021. Sebelumnya Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan jika menggunakan acuan kondisi normal, haji tahun ini mulai diberangkatkan 15 Juni.

Baca Juga:  Anggota Dewan Ajak Warga Tanam Jahe Merah di Lahan Gambut

Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Oman Fathurahman menjelaskan belum banyak perkembangan persiapan haji 2021. Termasuk soal biaya haji 2021 juga belum ditetapkan. ’’(Masih, Red) Menyusun skema-skema anggaran BPIH (biaya penyelenggaraan ibadah haji, Red),’’ katanya saat dikonfirmasi kemarin (3/2).

Baca Juga:  Harga Cabai Mulai Turun