Transmisi Lokal Terkendali, Perketat Pengawasan Masuk Kota

Tiga Pasien Covid-19 Varian Baru di Kalteng
ilustrasi Covid-19

PALANGKA RAYA, kalteng.co-Persebaran Covid-19 melalui transmisi lokal di Kota Palangka Raya berhasil terkendali selama penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Kini yang harus dihadapi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 adalah klaster keluarga yang bepergian keluar kota. Satgas bersama lembaga terkait dituntut bekerja keras untuk memperketat pengawasan pada pintu masuk Kota Cantik melalui jalur darat maupun udara.


Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani mengatakan, dominasi kasus terpapar virus adalah warga yang pulang dari bepergian ke luar kota. Virus juga jangkit melalui transmisi lokal. Emi menyebut bahwa setelah pihaknya berkoordinasi dengan rumah sakit, banyak ditemukan orang tua dan balita yang terpapar Covid-19 meskipun tidak pernah keluar rumah. Setelah diselidiki, yang menyebarkan virus justru anggota keluarga yang sering keluar rumah.


“Sebelum diberlakukannya PPKM, persebaran terjebak dalam klaster tersebut. Selama pelaksanaan PPKM kami melakukan pengetatan pengawasan guna memutus rantai penularan dalam klaster itu,” katanya kepada Kalteng Pos, Jumat (5/2).

Baca Juga:  Mahasiswa dan Pelajar yang Ingin Pulang Kampung Wajib Dibantu


Lebih lanjut dikatakannya, dengan dilaksanakan pengetatan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat, penyebaran virus melalui tranmisi lokal tidak ada lagi. Justru saat ini persebaran terjadi di Kota Palangka Raya disebabkan dibawa oleh warga yang pulang dari perjalanan ke luar kota.