Ingat! Susu Kental Manis Bukan untuk Anak, Begini Penjelasannya

ILUSTRASI. Susu kental manis dinilai lebih banyak memiliki kandungan gula sehingga tak cocok untuk anak. Masyarakat diminta memahami nilai gizinya sebelum mengosumsi. (Dok. JawaPos.com)

SUSU kental manis dinilai lebih banyak memiliki kandungan gula sehingga tak cocok untuk anak. Masyarakat diminta untuk memahami nilai gizi suatu sajian sebelum mengonsumsinya.

Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (KOPMAS) meminta pemerintah turun tangan langsung ke masyarakat memberikan edukasi tentang fakta kental manis. Sesuai dengan aturan yang dikeluarkan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) mengenai kental manis melalui peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan, yang melarang visualisasi produk kental manis disetarakan dengan zat pelengkap gizi, layaknya produk susu lain. Bahan visualisasi penyajian susu kental manis yang diseduh dengan air dan disajikan sebagai minuman pun tak diperbolehkan.

BPOM telah memberikan tenggat waktu bagi produsen untuk menyesuaikan aturan ini dalam waktu 30 bulan, terhitung sejak aturan kebijakan tersebut di sahkan. Artinya, tenggat waktu tersebut akan berakhir pada April 2021 mendatang. Diharapkan produsen menerapkan hal-hal yang telah diatur, terutama mengenai iklan dan promosi produk ke masyarakat.

Baca Juga:  Pilih Makanan Sehat untuk Buka Puasa