Berakhir Petualangan Dukun Santet, Korban Diperkosa Sampai Lupa Berapa Kali

SUNGGUH TERLALU : Tersangka I alias Kai Uban (69) dihadapkan saat pers rilis yang dipimpin Kapolres Murung Raya AKBP I Gede Putu Widyana didampingi Waka Polres Kompol Wawan Ariananda dan Kapolsek Murung Ipda Yuliantho di Mapolsek Murung, Jumat (12/2/2021). FOTO DADANG/KALTENG.CO

PURUK CAHU, Kalteng.co – Tersangka I alias Kai uban (68) akhirnya terbongkar sebagai dukun santet di kabupaten Murung Raya (Mura). Ia ditangkap setelah diduga melakukan persetubuhan anak di bawah umur sebut saja Kembang (15)—nama samaran. Pelaku ditangkap, Rabu (10/2) siang setelah orang tua korban melapor.

Kronologi berawal pada 15 November 2020, korban diajak tersangka belajar ilmu pendalaman agama. setelah mendalami, ternyata yang dipelajari ilmu tentang santet. Setelah itu, korban tidak ingat apa-apa lagi.

“Dalam kejadian, korban diancam pelaku. Jika tidak belajar ilmu santet, korban dan orang tuanya diancam disantet, apabila tidak mengizinkan korban  belajar ilmu agama dengan tersangka. Parahnya, selama belajar, korban disetubuhi berulang-ulang hingga sampai lupa hari dan tanggal, serta bulan kejadian di tahun 2020,” terang Kapolres Mura AKBP I Gede Putu Widyana didampingi Waka Polres Kompol Wawan Ariananda dan Kapolsek Murung Ipda Yuliantho dalam press liris di Mapolsek Murung, Jumat (12/2/2021).

Baca Juga:  Belanja di Mall, Tetap Disiplin Prokes

Lanjutnya, terakhir korban diajak tersangka melakukan hubungan badan Rabu (3/2/2021) sekitar pukul 22,00 Wib. Saat itu, korban datang lagi ke rumah tersangka usai belajar mengaji korban diancam oleh tersangka dengan kata-kata: “Kalau kamu tidak mau saya setubuhi, kamu akan saya bunuh.” Dengan rasa takut korban mengikuti kemauan tersangka.

Baca Juga:  Wali Kota Buka Kegiatan DEA, Pelaku Usaha Mesti Berinovasi