Sarankan Penyuluh Pertanian Food Estate Ditambah

Fajar Hariady

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Anggota Komisi II (Bidang Perekonomian dan SDA) DPRD Kalteng, Fajar Hariady, menilai, secara keseluruhan program pembangunan Food estate di kawasan Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) sudah cukup baik.

Hanya, masih ada beberapa persoalan yang harus diperhatikan dan bisa menjadi pertimbangan. Pasalnya, tidak bisa dipungkiri namanya suatu program tentunya tidak lepas dari adanya kekurangan dan kelebihan. Begitu juga dengan program pembangunan Food estate.

“Setelah dilihat secara keseluruhan kami menilai seperti saluran irigasi, bibit hingga bantuan berupa alat pertanian modern dari pemerintah sudah sangat baik,” ucap Fajar dibincangi Kalteng.co, Jumat (12/2/2021) malam.

Baca Juga:  Waspada! Dua Titik Karhutla Terjadi di Palangka Raya

Atas dedikasi serta segala dukungan yang telah diberikan, Komisi II DPRD Kalteng memberikan apresiasi pada pemerintah. Kembali ke Food estate, Komisi II menilai masih ada beberapa persoalan yang harus ditindaklanjuti, yakni minimnya tenaga penyuluh pertanian.

“Di kawasan Food estate, penyuluh pertaniannya saat ini satu berbanding dua ribu. Baik PPL maupun Penyuluh Pertanian sangat minim. idealnya satu PPL mencover 200 hektare sawah, namun kenyataan di lapangan satu PPL mencover dua ribu hektare sawah,”jelas Wakil Rakyat asal Dapil II Kalteng meliputi Kabupaten Kotim dan Seruyan tersebut.

Baca Juga:  Tiga Pasien Covid-19 Varian Baru di Kalteng Sudah Sembuh

Untuk itu Komisi II memberikan masukan kepada pemerintah untuk melakukan alokasi penambahan penyuluh pertanian di kawasan Food estate. Pasalnya, para penyuluh pertanian juga memiliki peran sangat penting dalam menentukan keberhasilan program Food estate.

“Kita berharap lulusan SMK pertanian dan lulusan mahasiswa pertanian bisa dipersiapkan untuk memenuhi kouta Penyuluh Pertanian di kawasan Food Estate tersebut,” terangnya.