Lurah Gandeng BNNP Kalteng Gelar Pelatihan Keterampilan

UJI COBA ALAT: Lurah Kereng Bangkirai Fitriyaturrahman (kiri) bersama dengan Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Edi Swasono saat mencoba alat mesin press purun, di Halaman Kantor Kelurahan Kereng Bangkirai, Selasa (6/4/2021).PATHUR / KALTENG.CO
UJI COBA ALAT: Lurah Kereng Bangkirai Fitriyaturrahman (kiri) bersama dengan Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Edi Swasono saat mencoba alat mesin press purun, di Halaman Kantor Kelurahan Kereng Bangkirai, Selasa (6/4/2021).PATHUR / KALTENG.CO

PALANGKA RAYA, KALTENG.CO – Lurah Kereng Bangkirai Fitriyaturrahman mengadakan kegiatan lifeskill atau pelatihan keterampilan masyarakat di Aula Kantor Kelurahan Kereng Bangkirai, Selasa (6/4/2021). Pihak kelurahan menggandeng pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng sebagai narasumber dan pemberi alat pelatihan keterampilan kepada masyarakat.


Di katakannya pelatihan pemberdayaan masyarakat ini adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam berwirausaha, dan di harapkan bisa mencegah terjadinya penyalahgunaan narkotika di daerah kelurahan Kereng Bangkirai.


“Alhamdulilah kami menerima tiga alat dari BNN Provinsi Kalteng, pertama alat press purun, kedua paket alat pembuatan sendal hotel dan ketiga alat pangkas rambut,” ucapnya kepada Kalteng.co, Selasa (6/4/2021).

Baca Juga:  Tiga Pencuri dan Penadah Alat Berat Digulung Polisi


Di tempat yang sama, Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Edi Swasono menjelaskan, kegiatan lifeskill ini adalah merupakan kegiatan divisi pencegahan BNN kepada lingkungan yang di anggap rawan terjadinya penyalahgunaan narkotika.

Maka dari itu, agar masyarakat tidak menyalahgunakan narkotika diberilah pelatihan keterampilan dengan harapan bisa meningkatkan taraf hidup dari masyarakat yang mengikuti kegiatan pelatihan lifeskill. Masyarakat yang mendapatkan keterampilan tersebut, harapnya bisa melakukan proses produksi produk.

Baca Juga:  Dua Pengedar Sabu Dibekuk

Dengan fokusnya melakukan produksi maka masyarakat bisa terhindar dari adanya penyalahgunaan narkotika.
“Rezim narkoba bisa kita perangi dengan meningkatkan kualitas masyarakat agar memiliki produktivitas yang tinggi, dengan begitu masyarakat maka tidak akan tertarik dengan penggunaan atau penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya. (ahm/uni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *