Narkoba Mendominasi 70 Persen Perkara Pidana

Kajari: Sudah Saatnya Kita Mempunyai Rumah Sakit Khusus Narkoba
Narkoba
Ilustrasi

PALANGKA RAYA,kalteng.co-Peredaran narkoba di Provinsi Kalteng benar-benar harus mendapat perhatian serius dari semua pihak. Pasalnya, berdasarkan data perkara tindak pidana yang masuk ke kejaksaan, sebanyak 70 persennya adalah perkara narkoba.
“Perkara pidana yang masuk ke kita 90 persennya adalah kasus narkoba,”kata Kepala Kejaksaan Negeri Palangka Raya Totok Bambang Sapto Dwidjo, SH, MH, Rabu (28/4/2021).


Ia mengusulkan, agar pemerintah bisa memupunyai rumah sakit khusus yang menangani para pengguna narkoba. “Rerata para terdakwa merupakan pengguna, mereka ini membutuhkan perawatan khusus untuk proses penyembuhannya,”kata Totok.
Menurutnya, pihaknya dari Kejaksaan sebenarnya bisa saja menitipkan para tahanan narkoba itu ke rutan maupun lapas, tetapi para terdakwa ini membutuhkan perawatan khusus dari segi medis agar tidak ketergantungan, daripada hanya mendapatkan pembinaan mental maupun spiritual saja.


Terpisah, Anggota Komisi III DPR RI H Agustiar Sabran saat melakukan kunjungan kerja dalam masa reses di Palangka Raya juga mengaku prihatin dengan permasalahan ini.
Ia mengharapkan, kepada seluruh penegak hukum dari tingkat kepolisian hingga pengadilan agar dapat menindak tegas para pengedar maupun Bandar narkoba.

Baca Juga:  Petani Tolak Keras Impor Beras


“Narkoba ini merupakan ancaman serius, terutama bagi generasi muda kita, sudah banyak korbannya,”tukas Agustiar Sabran.
Selain narkoba, permasalahan lainnya yang juga menjadi perhatian politisi dari PDI Perjuangan Dapil Kalteng ini adalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan sengketa lahan.
“Khusus soal sengketa lahan ini, saya meminta agar pihak penegak hukum dapat melihat permasalahannya secara bijaksana, karena terkadang masalah lahan ini melibatkan warga Dayak,”ujar Agustiar Sabran yang juga Ketua DAD Kalteng ini. (tur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *