Polisi: PT Adhi Graha Sama Sekali Belum Punya Modal

Tanah Belum Dibayar, Sudah Berani Memasarkan
AR selaku Direktur PT Adhi Graha Properti Mandiri
PENIPUAN: AR selaku Direktur PT Adhi Graha Properti Mandiri (tengah) sebelum memasuki ruang tahanan. FOTO: DITRESKRIMUM UNTUK KALTENG POS

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Setelah di tetapkan sebagai tersangka, kini Arie Respati (AR) di periksa intensif oleh penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Kalteng. Direktur PT Adhi Graha Properti Mandiri itu pun sudah mengakui kesalahannya di hadapan penyidik. Ia mengatakan telah melakukan penipuan kepada para konsumen di bidang properti.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo melalui Ditreskrimum Polda Kalteng Kombes Pol Budi Hariyanto menyampaikan perkembangan hasil pemeriksaan.

AR mengakui bahwa Mal Palangka Trade Center (PTC) yang rencananya di bangun di Jalan Tjilik Riwut Km 2,5, Mal Adonis Trade Center (ATC) di Jalan Adonis Samad, dan perumahan di sekitar lapangan golf Jalan Tjilik Riwut Km 5 masih belum memegang keabsahan secara administrasi.

Baca Juga:  Dua Pasien Positif Covid-19 Meninggal, Satu dari Pangkoh 9 Blok E

“Mal PTC dan ATC yang sudah di gembar-gemborkan dan di tawarkan kepada konsumen sebenarnya  tidak akan terbangun, karena modal untuk membangun itu memang tidak ada,” ungkapnya kepada Kalteng Pos per telepon, Kamis (29/4).

Di jelaskan Budi, AR menceritakan bahwa awalnya perusahaan memang berniat membangun Mal PTC. Perusahaan properti itu juga sudah mencapai kesepakatan dengan pihak pemilik tanah lokasi di mana mal tersebut akan di bangun.

Baca Juga:  NU Berperan Efektif Melawan Radikalisme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *