Lima Pokmaswas Terima Handy Talky

praktik perikanan
BANTUAN : Kepala Dislutkan Kalteng Ir H Darliansjah M Si menyerahkan HT kepada 5 Ketua Pokmaswas di Balai Desa Teluk Bogam, Kobar, Senin (24/5/2021).

PALANGKA  RAYA – Lima Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) di Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat menerima bantuan alat komunikasi berupa handy talky (HT). Serah terima hibah ini di laksanakan di Balai Desa Teluk Bogam, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin (24/5).

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Ir H Darliansjah M Si  menyerahkan 25 HT kepada para ketua Pokmaswas. Lima Pokmaswas yang berasal dari desa-desa pesisir di Kecamatan Kumai ini masing-masing menerima 5 unit HT.

Lima Pokmaswas yang menerima hibah ini adalah Pokmaswas Camar Laut Desa Kubu. Kemudian Pokmaswas Putra Bahari Perkasa Desa Keraya, Bakau Bersatu Desa Sungai Bakau, Laut Indah Desa Teluk Bogam dan Pantai Kubu Desa Kubu.

Baca Juga:  Transaksi Ekonomi dan Keuangan Digital Tumbuh Tinggi

Berita Terkait…..Potensi Perikanan Menjanjikan

Pemberian bantuan tersebut, pasalnya laporan dari Pokmaswas sering kali terlambat karena kendala tidak adanya sinyal ponsel di area laut. Akibatnya saat petugas pengawas dan aparat yang berwenang tiba di lokasi, para pelanggar sudah tidak ada di tempat.

“Menanggapi kejadian ini, makanya Pemprov Kalteng melalui Dislutkan Kalteng berinisiatif menyerahkan bantuan hibah alat komunikasi yang lebih kompatibel berupa HT ini,” ucapnya.

Darliansjah berpesan, agar para penerima alat komunikasi HT dapat merawat alat tersebut dengan baik. Selain itu menggunakannya secara aktif untuk mendukung kegiatan pengelolaan dan pengawasan kawasan konservasi laut. Sehingga dapat kelestarian sumber daya laut tetap terjaga dan dapat di manfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Gelar Vaksinasi, Masyarakat Ucapkan Terima Kasih kepada TNI

“Dengan adanya HT ini di harapkan juga meningkatkan keamanan petugas kelompok pengelola kawasan konservasi para anggota Pokmaswas lebih efektif dalam memantau. Lebih cepat berkoordinasi dan melaporkan jika ada pelanggaran. Sehingga angka pelanggaran bisa di tekan,” pesan H. Darliansjah.

Ketua Pokwasmas Laut Indah mengatakan, biasanya pihaknya berkomunikasi menggunakan ponsel. Namun di wilayah laut yang jauh dari daratan, tidak ada sinyal ponsel.

“Sehingga kami tidak dapat melaporkan adanya pelanggaran dengan cepat,” ungkapnya.

Ketua Pokmaswas Putra Bahari Perkasa, Ahmadi menambahkan, dengan bantuan HT itu, pihaknya dapat berkomunikasi lebih cepat dengan petugas di daratan.

 “Kami mengucapkan terima kasih. Bantuan alat komunikasi ini sangat di perlukan anggota Pokmaswas,” katanya. (uut/aza)