Lima Tahun Belakang Karhutla Didominasi 7 Provinsi, Kalimantan Tengah Salah Satunya

-Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Indonesia dalam rentang lima tahun

PALANGKA RAYA,Kalteng.co-Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Indonesia dalam rentang lima tahun dari 2015-2019, banyak terjadi di tujuh provinsi, salah satunya adalah di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.

Analisis Greenpeace Asia Tenggara menemukan: Antara 2015 – 2019, 4,4 juta hektar lahan terbakar di Indonesia. Sekitar 789.600 hektar (18 persen) telah berulang kali terbakar.

1,3 juta hektar (30 persen) dari area kebakaran yang di petakan berada di konsesi kelapa sawit dan bubur kertas (pulp). Bahkan, karhutla tahunan terburuk sejak 2015 membakar 1,6 juta hektar hutan dan lahan atau setara 27 kali luas wilayah DKI Jakarta.

Baca Juga:  Keluarga Penerima Bansos Sembako Bertambah

“Data analisis jejak kebakaran yang terjadi dalam lima tahun terakhir, berada di tujuh provinsi rawan kebakaran hutan yakni Riau, Sumatra Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur,”kata Kiki Taufik,Global Project Leader of Indonesia Forest Campaign di Greenpeace Southeast Asia saat berdiskusi dengan para Koordiator Simpul The Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) se-Indonesia pada Wokshop Jurnalis Build Back Better “Karhutla dan Komitmen Penegakan Hukum”, Sabtu (26/6/2021).

Baca Juga:  Macan Kalteng Bekuk Jambret Bertato di Jalan Galaxy