Ekonomi Kuartal III Terancam Tertekan, DPR Minta Pencaiaran Bansos Dipercepat

Ekonomi RI kuartal II terancam minus

KALTENG.CO-Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat berpotensi menekan perekonomian tanah air. Kebijakan tersebut bisa berdampak pada pertumbuhan ekonomi kuartal III tahun ini.
Anggota Komisi XI DPR Anis Byarwati menilai pemerintah lamban menangani pandemi Covid-19.

Itu tecermin dari data Kemenkes bahwa vaksinasi dosis pertama masih berjalan 19,9 persen dari total target 181.554.465 orang. Sementara itu, vaksinasi dosis kedua baru mencapai 8,2 persen.

Dia mengatakan, banyak kebijakan pemerintah yang kurang terintegrasi. Di tambah, lemahnya koordinasi antara pusat dan daerah. ’’Bisa di lihat dari pertambahan pasien positif mencapai 35 ribu lebih kasus per hari,” kata Anis, Sabtu (10/7/2021).

Baca Juga:  Sesuai Inmendagri, Kepatuhan Masyarakat Kota Cantik Cukup Tinggi

Menurut Anis, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat akan berdampak pada ekonomi kuartal III 2021. Sebab, ruang gerak publik semakin terbatas.

Baca Juga:  Polresta Desak Wali Kota Segera Sahkan Perda PPKM Level 3

Aktivitas ekonomi ikut terhambat. Politikus PKS tersebut mendesak pemerintah segera menyalurkan bantuan sosial, baik tunai maupun nontunai, kepada masyarakat miskin dan rentan miskin.

’’Jika tidak, situasi ini akan berdampak lebih serius bagi Indonesia. Kita akan terus terjebak sebagai lower middle income country,” katanya.