SISKA dan SIDAN Cara Memantau ASN

SISKA dan SIDAN
Sekda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – SISKA DAN SIDAN jadi cara memantau ASN. Dalam menekan penyebarannya Covid-19, Pemko Palangka Raya menerapkan kembali Work From Home (WFH) alias bekerja dari rumah.

Hal tersebut diperkuat Surat Edaran (SE) Wali Kota Palangka Raya Nomor: 368/01/Satgas Covid-19/BPBD/VII/202. Salah satu poinnya memuat pembatasan kegiatan kerja perkantoran, baik di lingkup kementerian/lembaga/daerah BUMN/BUMD/ swasta, yakni WFH 75 persen dan work from office (WFO) 25 persen.

“SE Wali Kota ini sebagai tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 17/2021 serta Surat Edaran Gubernur Kalimantan Tengah,” ungkap Sekda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, Minggu (11/7/2021).

Baca Juga:  14 Nomor Penting Penanganan Covid di Menteng

Lanjutnya, kembali diberlakukannya WFH sudah melalui pertimbangan dari berbagai aspek. Misalnya saja sebagai upaya mengurangi resiko penularan Covid-19 di area perkantoran.

Disisi lain, adanya kebijakan WFH dan WFO ini bukan berarti pelayanan publik dan kinerja ASN Pemko Palangka Raya diistirahatkan dan berkurang, namun telah menerapkan sistem pelaporan kinerja dan kehadiran berbasis android/aplikasi.

Baca Juga:  Dokter Inisial RA Tidak Gunakan Surat PCR Palsu

“Sistem pelaporan kinerja dan kehadiran yang dimaksud yaitu melalui aplikasi Sistem Informasi Kerja (SISKA) dan Sistem Informasi Kehadiran (SIDAN) Dengan begitu setiap ASN dapat terukur kinerjanya oleh atasan langsung,” bebernya.

Di jelaskannya, apabila ASN melanggar akan ada sanksi bagi yang melanggar ketentuan tersebut, yaitu berpedoman perundang-undangan meliputi sanksi administratif atau sanksi pidana.

“Perlu diketahui kebijakan yang tertuang dalam SE Wali Kota ini sifatnya dinamis, sesuai panduan dari pemerintah pusat,” pungkasnya. (oiq)