Bantuan Liquid Oksigen ke Indonesia Segera Ditambah

Bantuan Liquid
Menko Airlangga saat pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong

JAKARTA, Kalteng.co – Bantuan liquid oksigen ke Indonesia segera ditambah. Itu hasil dari Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ke Singapura . Pemerintah Singapura berkomitmen menambah bantuan Iso Tank sebanyak 24 unit dan akan dikirimkan secara bertahap dalam enam pekan ke depan.

Pemerintah Indonesia memperkirakan kebutuhan tambahan Iso Tank untuk pendistribusian oksigen sekitar 140 unit. Pemerintah Singapura sejauh ini sudah memberikan bantuan lima Iso Tank. Iso Tank merupakan kontainer berbentuk tangka yang memiliki ukuran standar tertentu yang umumnya digunakan untuk memuat kargo cair dan gas.

Menko Airlangga menerangkan Saat pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong dan para Menteri Singapura selalu ditanyakan bantuan apa yang bisa dilakukan Singapura, terutama di dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. Pemerintah Indonesia berterima kasih atas respon cepat untuk menambah peralatan yang dibutuhkan untuk distribusi oksigen.

Baca Juga:  Semua Daerah Berlakukan PPKM Level 3

Sekarang ini tantangannya memang bagaimana produksi oksigen yang ada bisa cepat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam upaya penanganan Covid-19, terutama varian Delta yang tingkat penyebarannya sangat cepat, Pemerintah Indonesia terus mengambil langkah pengendalian penyebaran virus ini.  Pemerintah telah menambah tempat-tempat isolasi mandiri untuk mereka yang terinfeksi Covid-19.

Baca Juga:  UMKM Go Digital dan Go Global Terus Didukung Pemerintah

Penambahan ruang isolasi mandiri memerlukan dukungan peralatan baik tabung silinder maupun Iso Tank untuk mendistribusikan oksigen yang ada.

“Pemerintah Singapura berkomitmen menambah bantuan Iso Tank dan Liquid Oxygen sebanyak 24 unit. Melalui Smart Gas akan dilakukan refurnished terhadap Iso Tank yang tersedia di Singapura dan sebagian lagi akan dipesan yang baru dari Tiongkok,” ungkap Menko Airlangga.