Pansus Adakan Rakor Tindak Lanjut LHP BPK RI

Pansus Adakan
RAPAT: Ketua Panitia Khusus (Pansus) LHP BPK RI DPRD Kota Palangka Raya Riduanto (tengah) saat rapat dengan Perangkat Daerah (PD) Kota Palangka Raya, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Palangka Raya, Rabu (14/7/2021). FOTO PATHUR / KALTENG POS

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Palangka Raya melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Pemko  setempat dalam menindaklanjuti rekomendasi Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI.

Pada rapat tersebut, masing-masing Perangkat Daerah (PD) Kota Palangka Raya telah menyampaikan bahwa semua rekomendasi yang di ajukan oleh BPK RI Provinsi Kalimantan Tengah, sudah dilakukan tindak lanjut.

Bahkan inspektorat Kota Palangka Raya, dalam hal ini Inspektur Kota Eldy menyampaikan bahwa semua tindak lanjut rekomendasi LHP BPK RI menurut pemantauannya sudah berjalan dengan baik dan benar.

Baca Juga:  23 Pegawai DPUPR Kota Palangka Raya Rapid Antigen

“Kita dengar bersama  keterangan dari masing-masing perangkat daerah, bahwa tindak lanjut dari Pemerintah Kota Palangka Raya sudah semua rata-rata sudah dalam tahap proses akhir menuju clear,” ucap Ketua Pansus DPRD  Kota Palangka Raya Riduantp  kepada awak media, Rabu (14/7/2021).

Politisi asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengungkapkan, agar permasalahan tindak lanjut LHP ini cepat selesai. Saat ini pihaknya meminta kepada perangkat daerah agar bisa menyiapkan dokumen hasil tindak lanjut tersebut.

Dimana paling lambat dalam kurun waktu lima hari, dokumen tindak lanjut LHP BPK RI tersebut dapat atau sudah di terima oleh pihaknya paling lambat lima hari dari sekarang atau bisa dikatakan paling lambat pada hari Senin (19/7/2021).

Baca Juga:  Razak: Semua Pihak Jangan Lengah Dengan Karhutla

Apabila nanti pada tanggal tersebut, pihaknya telah menerima dokumen yang diminta, maka pihaknya akan membuat laporan kepada pimpinan. Bahwa Perangkat Daerah Kota Palangka Raya benar telah melakukan tindak lanjut.

“Meskipun para Perangkat Daerah sudah menyatakan melakukan tindak lanjut, namun yang kami tunggu adalah bukti fisiknya yaitu dokumen tindak lanjut, sehingga kami bisa membenarkan adanya tindak lanjut tersebut,” pungkasnya. (ahm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *