Wali Kota: Palangka Raya Turun ke PPKM Level Tiga

Dari Tanggal 21-25 Juli 2021
SAMBUTAN : Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin (pakai peci) menyampaikan sambutan pada penyerahan bantuan hewan kurban dalam rangka memperingati Idul Adha 1442 H. FOTO DISKOMINFO UNTUK KALTENG POS
SAMBUTAN : Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin (pakai peci) menyampaikan sambutan pada penyerahan bantuan hewan kurban dalam rangka memperingati Idul Adha 1442 H. FOTO DISKOMINFO UNTUK KALTENG POS

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) nomor 23 tahun 2021 pada tanggal (20/7), tentang perpanjangan PPKM dan pengoptimalan posko penanganan Covid-19 tingkat desa atau kelurahan
Dalam Inmedgari tersebut Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) khususnya Kabupaten Lamandau, Sukamara dan Kota Palangka Raya di kategorikan masuk PPKM level tiga,

“Palangka Raya turun ke PPKM Level Tiga. Perpanjangan di lakukan dari tanggal 21-25 Juli 2021 saja,” ucap Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin di hubungi malam ini.

Di katakannya, adapun teknis pengaturan pelaku usaha pelaksanaan PPKM yang di sarankan dari komite penanganan Covid-19 pusat adalah pertama pada sektor perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan perhotelan non penanganan karantina Covid-19.

Baca Juga:  Kelurahan Ujung Tombak Penerapan PPKM Mikro

Di minta untuk menerapkan sistem Work From Office (WFO) maksimal 50 persen dari total seluruh staf dan untuk sektor industri di berlakukan Shift-shiftan dengan total maksimal pershiftnya sebanyak 50 persen.

Baca Juga:  Mesum Dalam Mobil di Jalan Yos Sudarso Ujung

Kedua; untuk sektor energi, kesehatan, keamanan, logistik, transportasi, industri makanan, minuman, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar dan industri kebutuhan pokok di minta melaksanakan WFO 100 persen dengan Prokes ketat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *