PBS di Gumas Diminta Turut Membantu Perawatan Jalan

MENGIMBAU PBS : Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, (baju kuning) mengimbau agar peran aktif PBS dalam perbaikan jalan di wilayah Gunung Mas. /DISKOMINFOSANTIK
MENGIMBAU PBS : Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, (baju kuning) mengimbau agar peran aktif PBS dalam perbaikan jalan di wilayah Gunung Mas. /DISKOMINFOSANTIK

KUALA KURUN,kalteng.co – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya S Monong meminta kepada sejumlah Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang beroperasi di daerah ini, agar turut membantu perawatan ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan cukup parah.
”Saya sudah mengirimkan surat resmi kepada sejumlah PBS, untuk membantu pemerintah kabupaten (pemkab) dalam merawat dan memperbaiki jalan yang rusak parah,” kata Jaya, Rabu (21/7).


Menurut dia, PBS yang disurati itu beroperasi di daerah pemilihan (dapil) III meliputi Kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara (Kahut), Damang Batu, dan Miri Manasa. Sedangkan ruas jalan yang diminta untuk diperbaiki yakni Tewah-Tumbang Miri, Tumbang Marikoi-Tumbang Mahuroi, dan Dandang-Tumbang Tajungan-Tumbang Ponyoi.


”Saya sendiri akan langsung turun ke lapangan untuk memastikan kegiatan itu, bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Sesuai rencana dijadwal yang sudah disampaikan, pada bulan Juli persiapan dan bulan Agustus sudah dapat berjalan,” ujarnya.

Baca Juga:  Perburuan Debitur Negara BLBI, Satgas Sudah Lapor Menku dan Siap Ambil Tindakan


Khusus di wilayah Kecamatan Miri Manasa, kata dia, pemkab melalui DPU telah menyiapkan anggaran untuk pemeliharaan ruas jalan di beberapa titik di Gumas dan juga perbaikan Jembatan Masukih. Dalam waktu dekat, akan dilakukan kunjungan kerja di Rungan-Manuhing, guna melihat beberapa ruas jalan kabupaten yang perlu segera ditangani dengan memaksimalkan peran PBS.
”Kalau di Rungan-Manuhing, juga ada beberapa ruas jalan yang perlu segera ditangani dengan meminta bantuan dari PBS, yakni ruas jalan di Desa Tumbang Bahanei menuju Tumbang Langgah, dan beberapa ruas jalan lainnya yang perlu diperbaiki,” tuturnya.

Baca Juga:  Dianggap Sebar Fitnah, Wamendes PDT Budi Arie Dipolisikan


Saat ini, lanjut dia, anggaran yang di miliki oleh Pemkab Gumas sangat terbatas, terlebih pada situasi pandemi Covid-19 membuat adanya refocusing anggaran, sehingga beberapa pembangunan yang sudah direncanakan, terpaksa ditunda bahkan di batalkan.
”Untuk itu, kami perlu adanya dukungan dari PBS dalam bentuk tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR), yang sifatnya tidak mengikat,” ungkapnya.


Ia menambahkan, dalam upaya pembangunan di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau, memang di perlukan dukungan dari seluruh pihak, terlebih di tengah pandemi Covid-19.
”Tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kita juga perlu peran perusahaan dan juga masyarakat, untuk memperlancar pembangunan,” tandasnya. (okt/ens)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *