
SAMPIT,kalteng.co- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan pemantauan secara intensif pergerakan harga komoditas kebutuhan pokok, sekaligus persediaan pangan pasca lebaran Idulfitri 1442 Hijriah.
“Pemantauan harga, pasokan dan stok intens dilakukan di sejumlah pasar. Saat ini stok pangan masih aman dan harga masih stabil,” ungkap Plt Kepala Disdagprin Kotim Zulhaidir, Senin (17/5).Sementara untuk stok pangan yang berada di gudang Bulog juga terbilang aman untuk memenuhi kebutuhan warga menghadapi lebaran dan pascalebaran. “Minyak goreng, gula, kecap sampai tepung terigu stoknya terpantau aman,” ujar Zulhaidir.
Zulhaidir menuturkan, saat ini pihaknya memberikan perhatian khusus untuk memantau harga daging sapi dan ayam broiler. Harga kedua komoditas tersebut mengalami kenaikan menjelang dan sesudah lebaran.Saat ini, kata Zulhaidir harga ayam broiler masih berkisar Rp 40.000 perkilogramnya.
Sementara harga daging sapi Rp 125.000 perkilogram.Selain menjamin ketersediaan pangan, Disperdagin juga fokus melakukan upaya penjaminan keamanan, kesehatan, keutuhan, dan kehalalan produk hewan sebagai produk yang aman, sehat, utuh dan halal.Meski demikian, Zulhaidir mengingatkan kepada para produsen, pembudidaya ,dan distributor untuk tidak mengurangi jumlahnya dan selalu memperhatikan aspek kesehatan produk hewan.
“Protein hewani ini sangat penting dalam mendukung pembentukan imunitas dalam kondisi pandemi Covid-19. Pangan segar asal hewan sebagai sumber protein hewani sangat penting bagi tubuh,” katanya.Dia menambahkan, produk pangan asal hewan merupakan produk yang mudah rusak sehingga harus ditangani dengan baik dan benar sejak diproduksi, diedarkan, hingga diolah untuk dikonsumsi masyarakat. (sli/ans)




