
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, mengaku bangga atas pencapaian dan kinerja Polda Kalteng. Yaitu ide yang memberikan inovasi dan terobosan kreatif dalam rangka peningkatan pelayanan publik.
“Kita lihat inovasi-inovasi ini bukanlah pekerjaan Kapolda sendiri, tetapi juga di dukung oleh Forkopimda dan unsur lainnya yang memang perduli terhadap Polri.
Hal yang di maksud, yakni dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kalteng,” kata Gatot kepada awak media di sesi akhir kunker ke Mapolda Kalteng, Senin (14/6/2021).
Di sebutkannya, selain Polda Kalteng meningkatkan pelayanan publiknya kepada masyarakat. Inovasi ini memang sesuatu yang harus di kerjakan. Karena tuntutan, harapan masyarakat kepada Polri itu semakin hari semakin meningkat.
Mengapresiasi Dengan Inovasi Yang Ada
“Bahkan tidak hanya itu saja, tetapi tantangan yang di hadapi akan semakin kompleks. Oleh karena itu, dengan inovasi yang ada ini, tentu saya mengapresiasi akan hal tersebut,” papar jendral tiga bintang ini.
Perlu di ingat, pelayanan publik itu tidak berhenti sampai di situ saja. Melainkan harus terus di kembangkan lagi. Yang nantinya Kapolda di bantu dengan Gubernur dan unsur Forkompinda lainnya dapat terus melakukan inovasi. Yang pada intinya semua ini adalah untuk masyarakat.
“Tujuannya adalah mengurangi hal negatif dan menjadi hal yang positif kedepannya. Dan masyarakat akan semakin dekat dengan polri dan pelayanan akan semakin transparan,” ucap mantan Kapolda Metro Jaya ke – 38 ini.
Penanganan Covid-19 Di Bumi Tambun Bungai Cukup Baik
Kemudian dalam kunjungan kali ini juga, Gatot menyempatkan untuk melihat bagaimana penanganan covid-19 dan vaksinasi.
Menurutnya, penanganan Covid-19 di Bumi Tambun Bungai ini cukup baik. Jika melihat perkembangan vaksinasi, secara keseluruhan itu sudah mencapai 87% dari vaksin yang di kirim ke Kalteng ini.
“Tadi kita langsung memantau di centra vaksinasi. Tadi kita melihat lansia-lansia di sana semangat saat menerima menerima dosis vaksin di berikan. Mereka menyampaikan testimoni bahwa vaksinasi itu sangat bermanfaat,” jelasnya serasa mengatakan kalau ada berita hoax mengenai covid-19 di medsos itu tidak benar.
Pria kelahiran 1965 ini menekan satu hal. Yang perlu di garis bawahi, setelah di vaksin jangan lalu bereuforia. Jangan membuka masker. Tetapi patuhi anjuran 5M. Kemudian 3T harus di gelorakan, sehingga bisa mengetahui siapa yang terpapar dan dapat mengantisipasinya.
“PPKM Mikro harus di optimalkan. Hal ini juga adalah bentuk untuk meminimalisir penyebaran atau memutus mata rantainya. Semua ini harus di lakukan secara berkolaborasi dan bersinergi,” pungkasnya. (oiq)



