BeritaKuala Kapuas

Keren … Mahasiswa Magang Buat Alat Cuci Tangan Otomatis

KUALA KAPUAS, Kalteng.co – Praktik Kerja Nyata (PKN) menjadi pelajaran yang luar biasa bagi sejumlah mahasiswa. Seperti yang dilakukan dua mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Jurusan Teknik Informatika Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Jawa Timur, William Kurniawan dan Cavin.

Setelah dua bulan magang di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kapuas,  di akhir magangnya mereka membuat alat cuci tangan otomatis. Hasilnya dipresentasikan dan disaksikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kapuas Dr H Junaidi SE SKM MAP MKes beserta Kepala Program Studi (Prodi) Informatika S1 Suryo Adi Wibowo, ST MT scara virtual di Ruang Studio Mini Diskominfo Kapuas, Kamis (12/11).

William menjelaskan, pembuatan alat ini sebagai salah satu sarana pelengkap dalam protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Alat ini dibuat bersama teman satu kampusnya yang magang di Diskominfo Kapuas.

Dijelaskannya, alat yang mereka buat menggunakan arduino uno  sebagai pendeteksi tangan dengan menggunakan sensor ultrasonic. Sensor tersebut bekerja dengan menangkap jarak tangan sepanjang 15 cm yang kemudian saat ada benda yang terdeteksi, maka waterpump akan menyedotkan air di tempat penampungnya.

“Dengan adanya alat ini untuk mencuci tangan sampai bersih, maka tidak perlu lagi untuk menyentuh keran dan hanya perlu mendekatkan tangan ke sensor sehingga air akan keluar,” ungkapnya.

Kadiskominfo Kapuas Dr H Junaidi dalam sambutannya sekaligus menyerahkan kembali mahasiswa magang itu mengucapkan terima kasih kepada ITN Malang yang sudah mengirim mahasiswanya ke Diskominfo. Dia berharap, mahasiswa tersebut mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman saat magang.

Junaidi juga berterima kasih kepada mahasiswa magang yang telah melakukan berbagai hal bagi Diskominfo Kapuas. “Saya berharap alat cuci tangan otomatis hasil karya mereka tersebut dapat diimplementasikan di Kapuas dan bisa diperbanyak ke dinas-dinas lainnya. Mengingat di masa pandemi covid-19 ini alat tersebut sangat praktis dan dibutuhkan masyarakat Kapuas,” katanya.

Junaidi menginginkan, tidak hanya mahasiswa ITN saja yang mau menimba ilmu di Diskominfo Kapuas, Tapi juga di perguruan tinggi lainnya.  “Hari ini saya menyerahkan kembali ke pihak kampus dua mahasiswa ini, William dan Cavin untuk kembali melanjutkan program pendidikannya di ITN Malang,” kata Junaidi.

Melalui zoom, Kepala Prodi Informatika S1 Suryo Adi Wibowo dalam sambutannya sekaligus menerima kembali mahasiswa magang mengucapkan terima kasih kepada Kadiskominfo Kapuas yang telah menerima dan memfasilitasi mahasiswa dari ITN saat madang.

Dia berharap, kerja sama ini bisa berlanjut dan bisa diteruskan apabila ada mahasiswa dari Kapuas yang ingin kuliah di ITN dan bisa kembali  diarahkan  untuk magang di Kapuas agar mereka punya kreasi dan manfaat untuk daerah asalnya. (hmskmf/ens)

Related Articles

Back to top button