Terjebak Banjir Palangka Raya, Lansia Sempat Tak Mau Dievakuasi
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Terjebak banjir, seorang lansia di Jalan Anoi Palangka Raya sempat tak mau dievakuasi. Petugas gabungan dari TRC BPBD Kota Palangka Raya dan Tim Emergency Response Palangka Raya (ERP) serta relawan lainnya langsung merespon cepat laporan tersebut, Rabu (16/11/2022).
Warga yang dievakuasi bernama Basuni. Pria lanjut usia (lansia) berumur 78 tahun ini tinggal di Jalan Anoi, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.
Basuni mengungkapkan, genangan air telah merendam rumahnya di Jalan Anoi dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa.
Oleh sebab itu, ia bersama istrinya Saprah terpaksa harus mengungsi dari rumahnya yang sudah terendam air.
“Ketinggian air mencapai lutut, jadi tidak bisa lagi jika dipaksa untuk tetap tinggal di dalam rumah,” sebutnya.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Palangka Raya, Anna Menur mengungkapkan, dievakuasinya lansia ini atas permintaan pihak keluarga bahwa warga tersebut tidak mau pergi dari rumahnya yang terdampak banjir.
“Setelah dibujuk dan dilakukan pendekatan secara perlahan oleh personel yang bertugas, akhirnya warga tersebut bersedia untuk dievakuasi dan tinggal sementara di posko pengungsian,” ujarnya.
Dijelaskannya, warga yang terjebak di kepungan banjir ini baru terjadi hari ini saja. Hal itu karena kenaikan debit air yang begitu tinggi baru dirasakan hari ini.
“Saat ini korban terdampak banjir yang mengungsi di posko ada sebanyak 22 jiwa. Adapaun rinciannya, yakni lima pria dewasa, enam perempuan dewasa, satu lansia pria, dua lansia wanita, empat anak laki-laki dan dua anak perempuan serta empat balita,” pungkasnya. (oiq)




