Hukum Dan Kriminal

Dua Pelaku Baru Pembunuhan Polisi di Ponton Diperlihatkan, Dalang Utama Masih Buron

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Dua pelaku baru pembunuhan polisi di Ponton diringkus, dalang utama masih buron. Jajaran Satreskrim Polresta Palangka Raya sedikit demi sedikit telah mengkuak misteri kematian personel Polri bernama Andre Wibisono.

Tiga hari belakangan ini, tim gabungan berhasil mengaman dua pelaku baru dari kasus kematian personel Bid Dokkes Polda Kalteng tersebut. Keduanya diamankan di seputaran Jalan Rindang Banua atau dikenal dengan Kampung Ponton.

Dua pelaku ini, yakni Abu Kasim yang diamankan pada Sabtu (3/12/2022) malam dan Ahmad Muzakkir pada Minggu (4/12/2022) malam. Saat diamankan, mereka hanya bisa pasrah dan tidak dapat memberikan perlawanan apapun.

Diketahui sebelumnya, pada kasus kematian polisi berpangkat Aipda ini petugas lebih dulu mengamankan enam tersangka lainnya.

Mereka adalah Suhaili alias Lili (52) warga Jalan Pinus induk, Nopriansyah alias tengkong (29) warga Jalan Kalimantan, Baidi alias Japang (29) warga Jalan Rindang Banua, Adi alias Tikus (43) Jalan Kalimantan, Muhammad Iqbal alias Bal Tumbal (27) warga Jalan Dr Murjani dan Akhmad Laksa (36) warga Jalan Rindang Banua.

Meski sudah ada sejumlah pelaku yang berhasil diamankan, petugas gabungan dari Polda Kalteng dan Polresta Palangka Raya masih mengejar satu aktor utama. Ia memiliki peran vital atas kematian personel berpangkat Aipda itu.

Menggunakan senjata air soft gun, dalang utama ini menghunuskan peluru gotri ke arah bagian leher dan telinga sebelah kanan korban. Hingga saat ini pengejaran dan penyelidikan memburu pelaku terus diupayakan tim gabungan kepolisian.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa mengungkapkan, terkait perkembangan kasus kematian personel Polda Kalteng ini, pihaknya kembali meringkus dua pelaku yang turut ikut melakukan penganiayaan kepada korban.

“Kedua pelaku ini kami amankan masih berada di seputaran Kampung Ponton. Mereka masing-masing berperan melakukan pemukulan dan pengeroyokan,” katanya ketika siaran rilis, Selasa (6/12/2022).

Lanjutnya, meski demikian pihaknya masih terus mengejar tiga pelaku yang masih menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO). Ketiganya ini memiliki peran penting dalam kematian anggota polri tersebut.

“Pelaku yang buron ini, yakni TT yang berperan melakukan penembakan menggunakan air soft gun, lalu U alias KC sebagai provokator dan S yang ikut serta menganiaya korban,” pungkasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button