10 Bulan Terakhir, 536 Karhuta Terjadi di Palangka Raya

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – 10 bulan terakhir, 536 Karhutla Terjadi di Kota Palangka Raya. Insiden kebakaran lahan itu akhir-akhir ini mulai kembali terjadi di wilayah setempat.
Meski telah diguyur hujan cukup lebat, namun hal itu masih belum dapat menuntaskan permasalah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Cantik ini. Dampak dari peristiwa itu, kabut asap kini mulai menyelimuti sepanjang harinya.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun dari BPBD Palangka Raya, update terakhir pada Selasa (10/10/2023) tercatat ada sekitar 536 kali kejadian karhutla terjadi dengan 730,04 hektare lahan ludes terbakar di Kota Cantik ini.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Alman Pakpahan mengatakan, kejadian karhutla ini terjadi dan tersebar di empat kecamatan di Palangka Raya.
“Saat ini Kecamatan Jekan Raya masih menjadi lokasi terbanyak 272 kali kebakaran lahan, kemudian disusul Sebangau sebanyak 181 kali, Pahandut sebanyak 77 kali dan Bukit Batu sebanyak 6 kali,” katanya, Rabu (11/10/223).
Ia mengimbau, masyarakat khususnya di Kota Palangka Raya ini untuk stop melakukan pembakaran lahan. Karena dampaknya sangat luas, baik bagi ekosistem alam, pencemaran dan gangguan kesehatan.
“Jangan membuka lahan dengan cara dibakar, rawat serta awasi lahan yang dimiliki, buat drainase dengan lebar 1,5 meter serta kedalaman 1,5 meter, dan buat sumur bor pada lahan yang dimiliki,” tutupnya. (oiq)



