BeritaUtama

Tujuh PJU Polda Dirotasi

PALANGKA RAYA, Kalteng.co -Berdasarkan surat telegram Kapolri yang keluar 16 November 2020, ada tujuh pejabat utama Polda Kalteng yang dirotasi. Posisi yang berganti adalah wakapolda, kabid humas, dirreskrimsus, dirresnarkoba, dirlantas, kabid keuangan, dan kabid propam.

Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Indro Wiyono mengisi jabatan barunya sebagai Kasespimti Sespim Lemdiklat Polri. Posisinya diganti Brigjen Pol Suryanbondo Asmoro yang sebelumnya menjabat sebagai Kasespimti Sespim Lemdiklat Polri.

Kabidhumas Kombes Pol Hendra Rochmawan diangkat menjadi Kabagpensat Ropenmas Divisi Humas Polri. Kini dijabat oleh Kombes Pol Kismanto Eko S yang sebelumnya merupakan Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri.

Diresskrimsus Kombes Pol Pasma Royce dipromosikan sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri dan diganti oleh Kombes Pol Bonny Djianto yang sebelumnya menjabat sebagai Diresnarkoba Polda Kalteng (lihat tabel).

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo melalui Kabidhumas Kombes Pol Hendra Rochmawan menyebut, mutasi adalah hal yang biasa dan lumrah. Mutasi dapat diartikan memberikan kesempatan untuk berkarier lebih baik lagi di bidang yang dipercayakan. ”Hal yang biasa adanya perubahan pejabat umum, agar karier lebih baik lagi,” ungkapnya.

Saat ditemui di ruangannya, Hendra mengungkapkan sejumlah kesan dan pesannya selama memimpin Bidang Humas Polda Kalteng. Selama 2 tahun 5 bulan atau sejak bulan Juni 2018 lalu ia resmi menjabat sebagai kabidhumas. Kursi kepemimpinannya akhinya bergeser usai keluarnya surat telegram Kapolri 16 November 2020.

Hendra mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada mitra kerja dan masyarakat Kalteng yang telah membantunya selama berdinas di Polda Kalteng.

“Kalteng ini negerinya subur, rakyatnya juga makmur. Masyarakat Kalteng itu ramah. Bila kita santun, mereka akan lebih santun. Mereka ini mudah saat diajak berdiskusi dan tukar pendapat, agamais, dan menjunjung tinggi prinsip huma betang,” ungkap Hendra.

Bagi lulusan Akpol tahun 1995 tersebut, hal paling membanggakan dirinya selama menjabat di Polda Kalteng yaitu dapat melihat putra dan putri daerah, khususnya yang berasal dari pelosok maupun orang yang memiliki keterbatasan ekonomi, bisa lulus tes menjadi polisi.

Hendra menyampaikan kepada seluruh jajaran, dari pengalaman selama ia menjadi bagian dari Polri, tugas pokok sebagai kepolisian harus mampu dipenuhi secara profesional.

“Selanjutnya, kita harus bisa mengungkapkan kasus berat seperti pembunuhan dan curat. Khususnya korupsi yang besar yang diketahui ada penyimpangan,” kata mantan Kapolres Kapuas tersebut.“Intinya saya berterima kasih kepada masyarakat Kalteng, baik di perdesaan maupun perkotaan, termasuk para pejabat yang banyak membantu saya. Saya mendoakan yang terbaik untuk masyarakat Kalteng dan saya minta doa dan dukungan untuk tugas baru saya. Semoga bisa kembali lagi ke Kalteng untuk menyempurnakan doa dan harapan saya,” tutup Hendra. (ard/ena/kpg/ce/ram)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button