DPRD KOTA PALANGKA RAYA

Puluhan Kasus Kebakaran Lahan Landa Palangka Raya, Ketua DPRD Kota Sigit K Yunianto Serukan Tindakan Cepat dan Efektif

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kota Cantik Palangka Raya kembali dihadapkan pada tantangan besar dengan meningkatnya jumlah kasus kebakaran lahan dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data BPBD, puluhan insiden kebakaran telah terjadi, menimbulkan kekhawatiran yang mendalam di kalangan masyarakat dan pemerintahan setempat.

Situasi ini mendorong Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto, untuk mengeluarkan seruan mendesak agar tindakan cepat dan efektif segera diambil demi mencegah kerusakan lebih lanjut.

Kepada Kalteng.co, Sigit mengungkapkan keprihatinannya terkait peningkatan kasus kebakaran lahan yang telah melanda Palangka Raya. “Situasi ini sangat memprihatinkan. Kebakaran lahan tidak hanya merusak lingkungan dan ekosistem, tetapi juga mengancam kesehatan dan keselamatan warga Palangka Raya,” ujar Sigit.

Kebakaran lahan yang terjadi bukan hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga mengakibatkan polusi udara yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Asap tebal yang menyelimuti kota mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan kualitas udara, dan dapat memperburuk kondisi kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan mereka yang memiliki masalah pernapasan.

Sigit menyoroti berbagai faktor yang menjadi penyebab utama kebakaran lahan. Praktik pembakaran lahan secara ilegal untuk membuka lahan pertanian atau perkebunan seringkali menjadi pemicu utama terjadinya kebakaran. Selain itu, kondisi cuaca yang panas dan kering akibat musim kemarau yang berkepanjangan semakin memperparah risiko kebakaran.

“Banyaknya kebakaran lahan yang terjadi adalah akibat dari pembakaran liar dan pengelolaan lahan yang tidak bertanggung jawab. Kondisi cuaca saat ini memang tidak mendukung, tetapi kita tidak bisa hanya menyalahkan alam. Diperlukan tindakan manusia yang lebih bijaksana dan bertanggung jawab untuk mencegah kebakaran ini,” tambah Sigit.

Politisi dari Fraksi Partai PDI Perjuangan ini menegaskan, bahwa upaya pencegahan dan penanganan kebakaran lahan harus menjadi prioritas utama pemerintah dan pihak terkait. Ia mendesak pemerintah kota dan instansi terkait untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama dalam mengatasi masalah ini. Sigit juga menyerukan peningkatan pengawasan terhadap aktivitas pembukaan lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Pemerintah harus bertindak cepat. Kita memerlukan strategi yang jelas dan tindakan yang nyata untuk mencegah kebakaran lebih lanjut. Pengawasan harus ditingkatkan, dan pelaku pembakaran lahan harus diberi sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Sigit.

Selain penegakan hukum, Sigit menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat tentang dampak buruk kebakaran lahan dan pentingnya menjaga lingkungan. “Edukasi adalah kunci untuk mengubah perilaku masyarakat. Kita harus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan tidak melakukan pembakaran liar,” ujarnya.

Dalam menghadapi masalah kebakaran lahan, Sigit juga mengusulkan penggunaan teknologi modern untuk memantau dan mendeteksi kebakaran secara lebih efektif. Penggunaan drone dan sistem pemantauan berbasis satelit dapat membantu memantau titik-titik panas dan mengidentifikasi potensi kebakaran sejak dini. “Teknologi harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran lahan,” saran Sigit.

Selain itu, partisipasi aktif dari masyarakat juga sangat diperlukan. Sigit mengajak seluruh warga Palangka Raya untuk berperan serta dalam menjaga lingkungan dan melaporkan setiap aktivitas pembakaran liar yang mereka saksikan.

“Masyarakat adalah garda terdepan dalam menjaga lingkungan. Dengan bekerja sama, kita dapat mencegah kebakaran lahan dan melindungi kota kita tercinta,” seru Sigit.

Di tengah situasi yang memprihatinkan ini, Sigit K Yunianto menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebijakan yang pro lingkungan dan mendukung upaya penanggulangan kebakaran lahan. Ia berharap, dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait, permasalahan kebakaran lahan dapat diatasi dengan lebih efektif.

“Ke depan, kita berharap bisa menciptakan sistem yang lebih baik untuk mengelola lahan dan menjaga lingkungan. Kebakaran lahan bukanlah masalah yang bisa kita abaikan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk memastikan Palangka Raya tetap menjadi kota yang cantik dan sehat,” pungkas Sigit. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button