DPRD KOTA PALANGKA RAYA

Pasca Keracunan Siswa, Politisi PAN Desak Pengetatan Pengawasan Makanan di Sekolah

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Beta Syailendra, mengungkapkan rasa prihatinnya terhadap insiden keracunan yang menimpa puluhan siswa sekolah dasar, Rabu (31/7/2024). Insiden ini menyebabkan para siswa mengalami gejala mual, muntah, dan pusing setelah menyantap makanan di kantin sekolah.

Dalam pernyataannya, Beta Syailendra, yang dikenal vokal dalam memperjuangkan isu-isu pendidikan dan kesehatan, menyatakan keprihatinannya yang mendalam terhadap kejadian ini. Menurutnya, kasus keracunan ini harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak terkait, terutama dalam menjamin keamanan dan kesehatan konsumsi makanan di lingkungan sekolah.

“Saya sangat prihatin dengan insiden keracunan makanan yang terjadi. Hal ini bukan hanya menyangkut kesehatan para siswa, tetapi juga menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap standar kebersihan dan keamanan makanan yang dijual di sekolah-sekolah,” ujar Beta Syailendra saat diwawancarai Kalteng.co, Jumat (02/08/2024).

Beta Syailendra mengusulkan, agar Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan bekerja sama dalam melakukan inspeksi rutin terhadap kantin-kantin sekolah. “Penting bagi kita untuk memastikan bahwa makanan yang dijual di sekolah benar-benar aman dan memenuhi standar kesehatan. Pengawasan ini perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang,” pesan Beta.

Lebih lanjut, Beta juga menekankan pentingnya edukasi kepada pihak sekolah dan para penjual makanan mengenai standar kebersihan dan pengolahan makanan yang aman. Politisi PAN ini berharap, dengan adanya tindakan nyata dan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, kasus keracunan makanan di sekolah dapat dicegah di masa mendatang.

Ia juga menyampaikan simpati dan dukungannya kepada para siswa dan keluarga yang terkena dampak dari kejadian ini. “Saya berharap anak-anak yang mengalami keracunan dapat segera pulih dan kembali bersekolah. Kita harus memastikan bahwa lingkungan sekolah adalah tempat yang aman dan sehat bagi anak-anak,” tutup Beta. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button