Tingkatkan Pasar Rakyat di Gunung Mas, Dongkrak PAD

KUALA KURUN, Kalteng.co – Ada sekitar 10 buah bangunan pasar rakyat yang tersebar di desa dan kecamatan di Kabupaten Gunung Mas (Gumas). DPRD Gumas berharap dengan pihak kecamatan, agar dapat meningkatkan pemanfaatan dari pasar untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). “Ada sembilan kecamatan sudah dibangun pasar rakyat dan kini sudah diserahkan ke kecamatan. Kami berharap dapat digunakan dan dimanfaatkan masyarakat, sehingga hasilnya dapat meningkatkan PAD kita,” ucap Anggota DPRD Gumas Espriadi, Selasa (20/8/2024).
Selain itu, jelas politisi dari daerah pemilihan (Dapil) II meliputi lima kecamatan itu, bangunan pasar rakyat tersebut dibangun mulai dari tahun 2015 lalu. Oleh sebab itu, perlu adanya perhatian khusus dalam pengelolaan. “Dalam pemeliharaan dan pengunaannya harus diaktifkan, jangan sampai bangunan itu tidak terpelihara dan kelihatan terbengkalai,” timpalnya.
Terlebih lagi, tambah legislator Perindo ini, perlu dilakukan sosialisasi lagi ke masyarakat mulai dari pendekatan secara intens. Kemudian, jikalau ada yang mau mengunakannya maka berilah peluang bagi masyarakat untuk berusaha dan itu dapat mengembangkan diri ketika menjalankan bisnis. “Dan itu amat sangat disayangkan kalau bangunan pasar ini tidak digunakan. Artinya kalau dilakukan penyewaan masyarakat diberikan diskon kalau sudah cocok baru dinego lagi,” terang dia.
Terpisah, Kepala Disperindag Gumas Suvervisi Budi mengatakan, ada 10 buah pembangunan pasar rakyat yang sudah dibangunan mengunakan dana alokasi khusus (DAK) dari pusat. Namun diakuinya, sampai saat ini, belum ada satu pun pasar tersebut dilakukan penyewaan.
“Letak dari pasar itu ada di Kecamatan Sepang, Kecamatan Mihing Raya, Manuhing Raya, Kurun, Rungan, Tewah, Kahut, Miri Manasa, dan Damang Batu. Pada tahun 2021 lalu Pemkab Gumas sudah menyerahkan ke pihak kecamatan untuk mengelolanya, artinya kecamatan lagi bisa mengefektifkan lagi,” tandas dia. (pra)
EDITOR: TOPAN



