Dandim 1016/Palangka Raya Instruksikan Babinsa Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau dan Karhutla

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Menghadapi datangnya musim kemarau yang diprediksi mulai pertengahan Juni 2025, Komandan Kodim 1016/Palangka Raya, Kolonel Arh. Jimmy Hutapea, SE., MI. Pol., menginstruksikan seluruh Babinsa di wilayah kerjanya untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat edukasi dan pengawasan di lapangan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Imbauan tersebut menyusul hasil rapat koordinasi yang dilaksanakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah, yang menyatakan bahwa musim kemarau tahun ini berpotensi membawa peningkatan risiko karhutla dan kekeringan di hampir seluruh wilayah Kalteng.
“Saya perintahkan seluruh Babinsa untuk aktif turun ke wilayah binaannya, melakukan sosialisasi kepada warga, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan dalam mencegah karhutla. Deteksi dini adalah kunci,” tegas Kolonel Jimmy Hutapea, Rabu (21/5/2025).
Dandim menyampaikan, Babinsa sebagai ujung tombak TNI di tingkat desa dan kelurahan harus menjadi motor penggerak kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran. Kegiatan patroli wilayah, komunikasi sosial, dan pemetaan titik-titik rawan karhutla perlu ditingkatkan selama periode kemarau.
“Jangan sampai api membesar baru bertindak. Lakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Waspadai daerah rawan, terutama lahan gambut yang mudah terbakar,” pesannya.
Ia juga mengingatkan jika peran aktif TNI sangat penting dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah serta menjaga stabilitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, khususnya dari dampak kabut asap yang kerap terjadi akibat karhutla.
“Instruksi ini adalah bagian dari upaya kita menjaga ketahanan wilayah dari ancaman bencana. Sinergi dengan instansi terkait, termasuk Polri, BPBD, Damkar, dan masyarakat harus terus diperkuat,” tambahnya.
Kolonel Jimmy Hutapea menegaskan, bahwa Kodim 1016/Palangka Raya siap mendukung penuh langkah-langkah mitigasi dan penanggulangan karhutla yang dilakukan pemerintah daerah, termasuk dalam kemungkinan penetapan status siaga darurat di wilayah tertentu.
“Mari kita bergerak bersama. Kesiapsiagaan, koordinasi, dan kepedulian bersama akan menentukan keberhasilan kita dalam menjaga wilayah dari bencana kebakaran,” tutupnya. (pra)
EDITOR : TOPAN



