KALTENG.CO-Dunia sepak bola kerap menyajikan kisah-kisah tak terduga, dan fenomena yang terjadi pada eks Persebaya Surabaya, Marselino Ferdinan, bersama rekan-rekannya di Timnas Indonesia adalah salah satunya.
Jurnalis Italia terkemuka, Gianluca Di Marzio, menyoroti paradoks menarik: meskipun belum mencapai level bintang internasional layaknya pemain top Eropa, popularitas dan interaksi mereka di dunia maya justru jauh melampaui.
Pengamatan mendalam dari jurnalis Italia ini mengungkap fakta yang mencengangkan. Di mata internasional, Indonesia mungkin belum dianggap sebagai kekuatan sepak bola besar, namun antusiasme dan fanatisme pendukungnya sungguh fenomenal.
“Indonesia dan sepak bola. Pasangan yang tidak membangkitkan emosi besar di kalangan penggemar sepak bola di seluruh dunia. Namun, di Indonesia, sepak bola adalah hal serius yang harus dibagikan dan dirayakan sebanyak-banyaknya,” tulis Gianluca Di Marzio dalam laporannya, menggarisbawahi intensitas kecintaan publik Tanah Air terhadap olahraga ini.
Interaksi Media Sosial Gempar: Marselino dan Timnas Kalahkan Bintang Top
Di Marzio dan timnya mengaku terkejut dengan temuan mereka saat mengamati aktivitas media sosial para pemain Indonesia. Setiap unggahan dari Marselino Ferdinan dan kolega-koleganya di Timnas selalu menuai respons luar biasa dari netizen Tanah Air. Angka interaksi yang diraih Marselino dan tim bahkan melampaui banyak bintang dari liga-liga top Eropa. Fenomena ini mereka sebut sebagai sesuatu yang “aneh tapi nyata.”
Salah satu momen yang paling menyedot perhatian dan menjadi bukti nyata popularitas ini adalah ketika Marselino Ferdinan, yang kini membela Oxford United, mencetak dua gol gemilang ke gawang Arab Saudi dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 19 November 2024 lalu. Aksi tersebut bukan hanya mengantarkan kemenangan krusial bagi Garuda, tetapi juga membuat namanya viral di seluruh platform digital.
“Contoh konkret diberikan oleh Marselino Ferdinan. Berkat dua golnya ke gawang Arab Saudi dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia pada Selasa, 19 November, pesepak bola itu benar-benar meraup untung besar di media sosial dan mengumpulkan jutaan interaksi,” catat Gianluca Di Marzio, menegaskan dampak instan dari performa Marselino di lapangan.
Bintang Hollywood Lokal: Fanatisme Suporter Indonesia Melampaui Batas
Yang lebih mencengangkan lagi, jurnalis Italia tersebut juga mengungkap betapa besarnya sambutan publik Indonesia terhadap para pemain Timnas. Mereka diibaratkan seperti bintang Hollywood saat melakukan tur domestik, padahal dari segi prestasi internasional, Timnas Indonesia masih jauh dari ekspektasi.
“Saat para pemain Timnas sedang tur di Indonesia, mereka selalu diserbu oleh jutaan penggemar dan penggila sepak bola lokal. Kasih sayang juga ditunjukkan di web: semua anggota tim Indonesia memiliki jutaan pengikut di jejaring sosial mereka, meskipun mereka belum terlalu sukses dari sudut pandang profesional,” tulis Di Marzio dengan nada heran, menggambarkan loyalitas luar biasa dari penggemar sepak bola Indonesia.
Popularitas sebagai Motivasi: Tantangan Marselino Ferdinan ke Depan
Meskipun popularitas di media sosial ini meroket, hal tersebut tidak membuat Marselino Ferdinan kehilangan fokus. Justru sebaliknya, tekanan dan ekspektasi publik yang begitu besar menjadi motivasi tambahan baginya untuk terus mengasah kemampuan demi kejayaan sepak bola Indonesia.
Komitmen dan dedikasi Marselino kembali terbukti ketika pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memasukkan namanya dalam daftar skuad untuk dua pertandingan vital melawan Tiongkok dan Jepang pada Juni 2025.
Kepercayaan pelatih asal Belanda tersebut menunjukkan bahwa performa pemain berusia 20 tahun itu, baik di level klub bersama Oxford United maupun di kancah internasional, masih sangat diandalkan sebagai salah satu pilar kekuatan Timnas.
Kini, semua mata tertuju pada kemampuan Marselino Ferdinan untuk kembali menciptakan momen magis seperti yang ditunjukkannya saat menghadapi Arab Saudi. Satu hal yang pasti, Marselino telah menjadi simbol baru kebanggaan sepak bola Indonesia yang berhasil menarik perhatian dunia, meskipun dengan cara yang tidak konvensional, membuktikan bahwa semangat sepak bola di Indonesia memiliki daya tarik uniknya sendiri. (*/tur)




