BeritaHukum Dan Kriminal

Diapresiasi LSR LPMKT! Inafis Polresta Palangka Raya Ujung Tombak Pengungkapan Kasus Kriminal

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Dalam setiap pengungkapan kasus kriminal, ada pahlawan tanpa tanda jasa yang bekerja di balik layar, mengumpulkan petunjuk, dan memberikan dasar ilmiah bagi proses hukum. Di Polresta Palangka Raya, unit tersebut dikenal sebagai Satuan Fungsi Identifikasi dan Forensik (INFAS), atau yang lebih akrab di telinga masyarakat sebagai Inafis.

Menjelang HUT Bhayangkara ke-79, peran dan dedikasi Inafis Polresta Palangka Raya patut mendapat sorotan dan apresiasi lebih.

Sebagai bagian integral dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Palangka Raya, Inafis memiliki peran krusial. Mereka adalah tim pertama yang tiba di lokasi kejadian perkara (TKP) untuk mengidentifikasi dan mengumpulkan bukti-bukti forensik.

Dari sidik jari, jejak kaki, hingga analisis DNA, setiap detail kecil yang mereka temukan menjadi kunci penting dalam mengungkap tabir kejahatan. Tanpa keahlian dan ketelitian mereka, banyak kasus bisa saja menemui jalan buntu.

Lebih dari Sekadar Penegak Hukum: Unit Peduli Kemanusiaan

Meskipun jarang terekspos media, kinerja Inafis Polresta Palangka Raya banyak menuai pujian. Salah satu apresiasi datang dari Ketua Umum LSR LPMT Kalteng, Agatisanyah, yang akrab disapa Gatis. Pada Rabu, 18 Juni 2025, Gatis secara terang-terangan mengungkapkan kekagumannya terhadap Unit Inafis Polresta Palangka Raya, menyebut mereka sebagai “unit peduli kemanusiaan”.

“Saya tahu kinerja teman-teman dari Inafis Polresta Palangka yang menjadi ujung tombak berbagai pengungkapan kasus kriminal,” ujar Gatis. “Selain tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri, unit Inafis Palangka Raya memiliki rasa peduli kemanusiaan yang tinggi.”

Gatis menjelaskan bahwa tidak semua orang mampu menjalani pekerjaan seperti personel Inafis. Mereka harus berhadapan dengan berbagai kondisi mayat, baik korban tindak kriminal maupun bukan, dengan tetap menjaga fokus dan profesionalisme, bahkan saat harus menahan rasa jijik.

“Saya dulu wartawan televisi, jadi kalau meliput orang mati tenggelam, orang yang tewas terbakar, atau mayat yang sudah membusuk, saya pasti muntah karena tidak tahan mencium bau atau kondisi mayat yang mengerikan,” jelasnya.

“Jadi, anggota Inafis Polresta mempunyai rasa peduli kemanusiaan karena mereka memiliki tanggung jawab moral terhadap jenazah atau korban tindak kriminal dan keluarganya. Saya berharap kerja keras dari anggota Inafis Polresta Palangka Raya bisa ditunjang dengan perlengkapan dan sarana yang memadai. Saya secara pribadi mendoakan dan selalu memberikan semangat kepada unit Inafis Polresta Palangka Raya untuk menjalankan tugas mulianya,” pungkas Gatis.

Dedikasi Tanpa Batas: Meringankan Duka Keluarga Korban

Terpisah, salah satu anggota unit INFAS Polresta Palangka Raya, Aiptu Yuwanda HP, menegaskan bahwa meskipun tugas yang diemban berat dan melelahkan, dirinya dan tiga anggota lainnya tidak pernah mengeluh.

“Ketika kerja keras kami bisa mengungkap kasus kriminal, itu terbayarkan ketika keluarga korban bisa sedikit tenang dan mengurangi rasa duka di hati mereka,” ujar Aiptu Yuwanda. Ia juga menambahkan bahwa mereka selalu mendapat bantuan dari pihak RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, RS Bhayangkara Palangka Raya, serta rekan-rekan relawan kemanusiaan.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., juga turut memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran INFAS atas dedikasi dan ketepatan kerja mereka dalam menangani setiap kasus.

“Dalam momen HUT Bhayangkara ini, kami mengimbau seluruh masyarakat untuk mendukung kinerja Kepolisian dengan memberikan informasi secara jujur dan cepat dalam setiap kejadian,” ucap Kombes Pol. Dedy Supriadi. “Tugas kami akan semakin efektif bila mendapat partisipasi aktif masyarakat.”

Dedikasi tanpa pamrih dari unit Inafis Polresta Palangka Raya adalah contoh nyata bagaimana petugas kepolisian tidak hanya menjalankan tugas hukum, tetapi juga mengemban misi kemanusiaan yang mendalam.

Mereka adalah garda terdepan dalam mencari keadilan dan memberikan ketenangan bagi para korban serta keluarganya. (*/tur)

Related Articles

Back to top button