Cumi-Cumi untuk Diet? Ini 8 Manfaat Tak Terduga untuk Tubuh Anda

KALTENG.CO-Siapa yang bisa menolak kenyalnya tekstur cumi-cumi dengan rasa gurih yang khas? Hidangan laut ini memang selalu jadi favorit, entah itu ditumis pedas, dipanggang bumbu, atau bahkan dimasak dengan tintanya yang legendaris.
Namun, di balik kelezatan yang memanjakan lidah, tahukah Anda bahwa cumi-cumi menyimpan segudang nutrisi penting yang luar biasa bagi tubuh?
Dilansir dari laman YouTube Kunci Sehat, cumi-cumi bukan hanya sekadar santapan lezat, tetapi juga kaya akan protein tinggi, asam lemak omega-3, dan berbagai mineral esensial lainnya. Menariknya lagi, cumi-cumi termasuk kategori makanan laut yang rendah kalori dan rendah lemak jenuh, menjadikannya pilihan ideal untuk gaya hidup sehat Anda.
Mari kita selami lebih dalam 8 manfaat kesehatan tak terduga dari cumi-cumi:
1. Sumber Protein Lengkap yang Melimpah
Tahukah Anda? Dalam setiap 100 gram cumi-cumi segar, terkandung sekitar 15,6 gram protein berkualitas tinggi. Angka ini tergolong sangat tinggi untuk ukuran makanan laut. Lebih dari itu, cumi-cumi adalah sumber protein lengkap karena mengandung kesembilan asam amino esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita.
Protein memiliki peran krusial dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari membentuk antibodi untuk sistem imun yang kuat, memperkuat jaringan tubuh, hingga menjaga massa otot agar tetap optimal. Selain itu, asupan protein yang cukup juga memberikan efek kenyang lebih lama, membantu Anda mengatur nafsu makan harian dan mencegah keinginan ngemil berlebihan.
2. Kaya Akan Omega-3 untuk Otak dan Jantung Sehat
Meskipun bukan ikan, cumi-cumi patut diacungi jempol sebagai sumber asam lemak omega-3. Dalam setiap 100 gram penyajian, cumi-cumi mengandung sekitar 0,5 gram asam lemak esensial ini. Omega-3 adalah nutrisi vital yang terkenal perannya dalam menjaga kesehatan otak, mata, serta sistem kardiovaskular Anda.
Tak hanya itu, omega-3 juga berfungsi sebagai anti-inflamasi alami yang efektif. Konsumsi rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, dan peradangan sendi. Jadi, jangan ragu lagi menjadikan cumi-cumi sebagai bagian dari diet sehat Anda!
3. Bantu Menurunkan Kolesterol Jahat
Bagi Anda yang peduli dengan kesehatan jantung, cumi-cumi adalah pilihan yang tepat. Cumi-cumi memiliki kandungan lemak total yang sangat rendah, yaitu hanya sekitar 1,2 gram per 100 gram, dan sebagian besar adalah lemak tak jenuh yang baik. Jenis lemak ini, termasuk omega-3, sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung dan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Di sisi lain, lemak tak jenuh dalam cumi juga berkontribusi dalam meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam darah. Dengan pola makan yang seimbang dan gaya hidup aktif, konsumsi cumi-cumi secara teratur bisa menjadi langkah cerdas untuk mendukung kesehatan jantung Anda secara keseluruhan.
4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Ingin imunitas Anda lebih kuat? Cumi-cumi bisa jadi jawabannya! Kandungan selenium dalam cumi-cumi tergolong tinggi, yaitu sekitar 44,8 mikrogram per 100 gram penyajian, yang setara dengan 64% kebutuhan harian Anda. Selenium adalah mineral esensial yang berperan sebagai antioksidan kuat, membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Selain itu, selenium juga sangat penting dalam meningkatkan kinerja sistem kekebalan tubuh melalui aktivasi selenoprotein. Ini berarti tubuh Anda akan lebih siap melawan infeksi serta menjaga keseimbangan hormonal dan metabolisme yang optimal.
5. Menjaga Kesehatan Jaringan Saraf
Mineral tembaga adalah nutrisi penting lainnya yang berlimpah dalam cumi-cumi, sekitar 1,9 miligram per 100 gram, setara dengan 95% kebutuhan harian. Tembaga memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan saraf, jantung, dan juga pembentukan sel darah merah yang sehat.
Lebih lanjut, tembaga membantu berbagai enzim dalam tubuh agar dapat bekerja lebih efektif, termasuk enzim-enzim yang terlibat dalam sistem saraf pusat. Dengan demikian, konsumsi cumi-cumi secara teratur dapat berkontribusi pada fungsi otak yang lebih baik dan koordinasi motorik yang optimal.



