BeritaFAMILYKESEHATANLife StyleMETROPOLIS

Lawan Takdir Genetik! Panduan Jitu Mencegah Diabetes Meski Ada Keturunan

KALTENG.CO-Apakah Anda memiliki keluarga dengan riwayat diabetes? Jika ya, risiko Anda untuk mengidap penyakit yang sama memang lebih tinggi. Namun, jangan putus asa! Penyakit diabetes yang disebabkan oleh faktor keturunan bukanlah vonis mati.

Seperti yang dikatakan oleh dr. Pandu Tridana Sakti, seorang spesialis penyakit dalam dari Eka Hospital Permata Hijau, diabetes genetik bisa dicegah melalui gaya hidup sehat.


Pola Makan sebagai Kunci Pencegahan

Salah satu cara paling efektif untuk mencegah diabetes adalah dengan mengontrol apa yang Anda makan. Jika Anda sering mengonsumsi makanan cepat saji dan gorengan, inilah saatnya untuk mengubah kebiasaan tersebut. Makanan-makanan ini tinggi kalori, lemak jenuh, dan gula sederhana yang dapat memicu resistensi insulin dan lonjakan gula darah.

Lalu, apa yang harus Anda makan? Ganti makanan olahan dengan karbohidrat kompleks. Pilihan seperti beras merah, gandum utuh, dan ubi jalar adalah opsi yang sangat baik. Makanan ini dicerna lebih lambat, membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Selain itu, jangan remehkan peran serat. Mengonsumsi makanan kaya serat, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian, dapat membantu mencegah penyerapan gula berlebih. Serat juga membuat Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga Anda tidak mudah lapar dan tergoda untuk ngemil makanan yang tidak sehat.


Pentingnya Menjaga Berat Badan Ideal

Indeks Massa Tubuh (IMT) Anda adalah indikator penting untuk risiko diabetes. Menurut dr. Pandu, menjaga IMT antara 18,5 hingga 24,9 sangat dianjurkan. Jika Anda kelebihan berat badan, penurunan berat badan, bahkan sedikit saja, dapat memberikan dampak besar dalam mengurangi risiko diabetes.

Salah satu cara terbaik untuk mencapai dan mempertahankan IMT ideal adalah dengan olahraga rutin. Usahakan untuk berolahraga selama 30 hingga 45 menit, setidaknya lima kali seminggu. Pilihan olahraga seperti berenang atau bersepeda sangat disarankan karena efektif membakar kalori dan meningkatkan sensitivitas insulin.


Deteksi Dini dan Kenali Gejala Diabetes

Pencegahan tidak hanya soal gaya hidup, tapi juga tentang kesadaran. Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan diabetes, pemeriksaan kadar gula darah secara berkala adalah langkah bijak. Anda bisa memulainya di fasilitas kesehatan, lalu melanjutkannya secara mandiri di rumah dengan alat ukur pribadi.

Penting untuk diingat bahwa diabetes tidak lagi hanya menyerang orang tua. Saat ini, banyak anak muda yang juga rentan karena pola makan tidak sehat yang kaya gula. Gejala diabetes pada usia muda sering kali berkembang bertahap dan mungkin tidak disadari hingga pemeriksaan kesehatan rutin.

Waspadai ciri-ciri berikut yang bisa menjadi tanda-tanda diabetes:

  • Mudah lapar dan haus yang tidak biasa
  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari
  • Luka yang sulit sembuh
  • Pandangan mata kabur
  • Kelelahan ekstrem dan perubahan mood yang tiba-tiba
  • Penurunan gairah seksual atau disfungsi ereksi pada pria
  • Kelemahan otot

Dengan memahami risiko, menerapkan gaya hidup sehat, dan melakukan deteksi dini, Anda bisa secara proaktif melindungi diri dari diabetes, bahkan jika genetik Anda menunjukkan risiko. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. (*/tur)

Related Articles

Back to top button