Nasabah BCA Panik Saldo ‘Strip’ dan Gagal Transaksi: Bank Pastikan Data Aman!

KALTENG.CO-PT Bank Central Asia (BCA) memastikan layanan perbankan kini telah berangsur normal, menyusul keluhan sejumlah nasabah pada Minggu (31/8/2025) malam.
Gangguan ini sempat menyebabkan nasabah tidak bisa bertransaksi melalui myBCA, BCA Mobile, dan internet banking, serta membuat saldo mereka mendadak berubah menjadi strip.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
“Sehubungan dengan kendala yang dialami nasabah dalam mengakses layanan myBCA, BCA Mobile, dan internet banking, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujar Hera kepada JawaPos.com. Ia menambahkan, “Saat ini, sistem sudah berangsur normal.”
Nasabah Mengeluh Saldo Menjadi Strip dan Gagal Transaksi
Sebelumnya, keluhan nasabah membanjiri media sosial, terutama di platform X (sebelumnya Twitter). Banyak nasabah melaporkan kesulitan saat mencoba melakukan transaksi. Masalah yang paling banyak dikeluhkan adalah saldo yang tiba-tiba berubah menjadi strip, yang membuat mereka panik.
“BCA lagi down, kaget mendadak mau bayar pakai QRIS gagal terus, eh cek saldo kok strip aja,” tulis salah satu nasabah di X.
Ada pula nasabah yang merasa malu karena gagal bertransaksi saat ingin membayar belanjaan. “Pliss BCA jangan error dulu gue malu dah belanja banyak nie QRIS kagabisa,” ungkapnya. Keluhan serupa juga datang dari nasabah yang tidak bisa membayar melalui Virtual Account (VA).
Data Nasabah Aman dan Imbauan untuk Pengecekan Berkala
Di tengah kepanikan nasabah, BCA meyakinkan bahwa gangguan ini tidak memengaruhi keamanan data. Hera F. Haryn memastikan bahwa data nasabah senantiasa aman.
Pihak bank juga mengimbau nasabah untuk melakukan pengecekan secara berkala pada aplikasi myBCA, BCA Mobile, dan internet banking mereka untuk memastikan layanan sudah pulih sepenuhnya.
Gangguan pada layanan perbankan digital memang bisa terjadi sesekali. Namun, respons cepat dari BCA untuk mengatasi masalah dan memberikan informasi kepada nasabah adalah langkah penting dalam menjaga kepercayaan publik.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi nasabah untuk selalu mengecek kembali transaksi dan saldo mereka, terutama setelah mengalami kendala teknis. (*/tur)



