BeritaFAMILYKESEHATANLife StyleMETROPOLIS

Micellar Water vs. Cleansing Oil: Mana yang Lebih Aman untuk Kulit Berjerawat?

KALTENG.CO-Dalam dunia perawatan kulit, double cleansing telah menjadi salah satu topik paling hangat yang ramai dibicarakan, terutama di platform seperti TikTok. Metode membersihkan wajah dua tahap ini seringkali menuai pro dan kontra, terutama di kalangan pemilik kulit berjerawat.

Untuk menjawab keraguan yang ada, Dokter Kamila Jaidi, seorang ahli kecantikan, memberikan penjelasan rinci mengenai double cleansing dan panduan khususnya untuk kulit berjerawat.

Menurut Dokter Kamila, inti dari double cleansing adalah membersihkan wajah secara menyeluruh dalam dua langkah. Langkah pertama menggunakan pembersih berbahan dasar minyak (seperti cleansing oil atau balm) atau berbahan dasar air (micellar water).

Langkah kedua dilanjutkan dengan mencuci wajah menggunakan sabun pembersih. Tujuannya sederhana: memastikan tidak ada kotoran, sisa makeup, atau tabir surya yang tertinggal dan menyumbat pori-pori.

Micellar Water vs. Cleansing Oil: Mana yang Lebih Baik untuk Kulit Berjerawat?

Saat memilih produk untuk tahap pertama, muncullah pertanyaan besar: lebih baik menggunakan micellar water atau cleansing oil?

Micellar water memiliki keunggulan utama karena berbahan dasar air. Ini menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk kulit berminyak dan berjerawat karena tidak akan menambah lapisan minyak pada wajah. Produk ini bekerja dengan cara menarik kotoran seperti magnet, membersihkan pori-pori tanpa membuatnya terasa berat atau lengket. Risiko pori-pori tersumbat pun menjadi sangat minim.

Di sisi lain, cleansing oil juga populer karena kemampuannya melarutkan makeup, kotoran, dan minyak dengan sangat efektif. Namun, bagi pemilik kulit berjerawat, produk ini memerlukan perhatian ekstra. Jika tidak dibilas dengan benar, sisa minyak dari cleansing oil bisa menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat atau komedo. Oleh karena itu, teknik pembersihan yang tepat sangat krusial agar manfaatnya tidak berubah menjadi masalah.

Mitos Penggunaan Kapas dan Solusi yang Benar

Salah satu alasan banyak orang ragu menggunakan micellar water adalah karena harus menggunakan kapas. Anggapan bahwa menggosok wajah dengan kapas dapat merusak lapisan pelindung kulit (skin barrier), menyebabkan iritasi, bahkan memicu penuaan dini seringkali muncul.

Dokter Kamila meluruskan bahwa masalahnya bukan pada kapas atau micellar water itu sendiri, melainkan pada cara penggunaannya. Menggosok kapas terlalu keras atau menarik kulit ke bawah memang dapat merusak elastisitas kulit.

Solusinya, gunakan kapas dengan lembut. Cukup usap ringan ke arah atas tanpa menarik kulit. Dengan teknik yang benar, micellar water tetap menjadi cara yang efektif dan aman untuk membersihkan wajah tanpa menyebabkan iritasi.

Rekomendasi Khusus untuk Kulit Berjerawat

Berdasarkan penjelasannya, Dokter Kamila merekomendasikan micellar water sebagai pilihan utama untuk pemilik kulit berjerawat. Formulanya yang ringan dan berbasis air membuatnya lebih aman dan tidak berisiko menyumbat pori-pori, asalkan digunakan dengan teknik yang benar.

Namun, bagaimana jika Anda memiliki kulit kering atau sensitif, tetapi juga berjerawat? Cleansing oil tetap bisa menjadi pilihan. Kuncinya adalah memastikan semua sisa minyak terangkat secara sempurna. Setelah menggunakan cleansing oil, pastikan untuk membersihkannya secara menyeluruh dengan sabun cuci muka.

Kesimpulan: Kunci Utama Double Cleansing yang Sukses

Dokter Kamila menegaskan bahwa double cleansing bukanlah metode yang salah. Keberhasilannya sangat bergantung pada dua hal: kesesuaian produk dengan jenis kulit dan teknik penggunaan yang benar.

Untuk kulit berminyak dan berjerawat, micellar water adalah pilihan yang paling disarankan karena lebih ringan dan minim risiko. Sementara itu, bagi pemilik kulit kering atau sensitif, cleansing oil dapat digunakan asalkan diikuti dengan langkah pembersihan ekstra.

Dengan memahami kelebihan, kekurangan, dan teknik yang tepat, Anda bisa menerapkan double cleansing dengan bijak. Tujuannya bukan hanya untuk memiliki wajah yang bersih, tetapi juga untuk menjaga kulit tetap sehat dan terhindar dari masalah jerawat yang tidak diinginkan. (*/tur)

Related Articles

Back to top button