BPBD Palangka Raya Imbau Warga Waspada Pohon Tumbang saat Cuaca Ekstrem
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi pohon tumbang saat cuaca ekstrem melanda wilayah setempat.
Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir berpotensi menyebabkan pohon tumbang di sejumlah titik kota.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi mengatakan, bahwa pemetaan kawasan pohon rawan tumbang di jalur hijau merupakan kewenangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Karena itu, meskipun kondisi pohon terlihat condong ke arah jalan, pihaknya tidak bisa melakukan pemangkasan atau pemotongan tanpa pendampingan dari DLH.
“Untuk pemetaan kawasan pohon rawan tumbang di jalur hijau itu kewenangannya ada di DLH. Meskipun kondisinya condong ke arah jalan, kami tidak dapat melakukan pemangkasan atau pemotongan tanpa didampingi oleh pihak DLH,” katanya, Jumat (7/11/2025).
Ia menambahkan, hal tersebut telah diatur dalam peraturan daerah terkait pengelolaan pohon di jalur hijau.
Heri juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah pada kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang.
“Jangan berteduh di bawah pohon, baliho, atau tiang listrik yang berpotensi roboh. Lebih baik berteduh di tempat yang aman seperti depan kios atau supermarket yang memiliki halaman luas,” ujarnya.
Berdasarkan data BPBD Palangka Raya, sedikitnya ada enam lokasi yang dilaporkan mengalami pohon tumbang pada Kamis (6/11/2025).
Beberapa di antaranya terjadi di Jalan Patih Rumbih depan SDN 8 Langkai, Jalan Rajawali I, Jalan Tjilik Riwut Km 13, Jalan Patih Tiup II, Jalan Temanggung Tilung, dan Jalan Tingang.
“Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Kami bersama pihaknya lainnya langsung melakukan pembersihan dan penanganan cepat agar kondisi kembali normal,” pungkasnya.(oiq)
EDITOR: TOPAN




