Kadis Kelautan dan Perikanan Sri Widanarni: Inovasi Gubernur Agustiar Sabran Wujudkan Ekonomi Rakyat yang Berdaulat
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, S.I.P., M.Si., turut menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi yang diraih Gubernur H. Agustiar Sabran, S.Ikom, yang menerima penghargaan nasional “Innovation Public Services” dari TV One dalam ajang Inovasi Membangun Negeri 2025 di Jakarta, Jumat malam (7/11/2025).
Penghargaan tersebut diraih Gubernur melalui program “Huma Betang Night”, yang menjadi salah satu inovasi unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memajukan sektor ekonomi kreatif dan UMKM berbasis budaya lokal.
Menurut Sri Widanarni, keberhasilan Gubernur Agustiar Sabran dalam meraih penghargaan nasional itu menjadi bukti nyata bahwa pembangunan di Kalimantan Tengah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan administrasi, tetapi juga pemberdayaan ekonomi rakyat dari tingkat bawah, termasuk pelaku usaha kecil dan masyarakat pesisir.
“Inovasi yang diinisiasi Bapak Gubernur bukan hanya sekadar event seremonial, tetapi membawa makna besar tentang kemandirian ekonomi rakyat. Semangat ini sejalan dengan arah kebijakan kita di sektor kelautan dan perikanan, yaitu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir dan pelaku usaha mikro,” ujar Sri Widanarni, Sabtu (8/11/2025).
Ia menilai bahwa konsep “Huma Betang Night” menjadi representasi nyata dari filosofi Huma Betang — yakni kebersamaan, kesetaraan, dan gotong royong — yang diterapkan secara modern untuk membangkitkan ekonomi rakyat tanpa meninggalkan akar budaya daerah.
Sri Widanarni juga menyoroti bahwa inovasi ekonomi seperti Huma Betang Night bisa menjadi inspirasi bagi sektor lain, termasuk bidang kelautan dan perikanan. Menurutnya, program yang berhasil menciptakan perputaran uang hingga ratusan juta rupiah dalam satu malam itu menggambarkan bagaimana sinergi antar-sektor mampu memperkuat ekonomi daerah secara menyeluruh.
“Kegiatan seperti Huma Betang Night memiliki spirit yang sama dengan program pemberdayaan nelayan kita. Di laut maupun di darat, tujuannya sama: menghidupkan ekonomi lokal melalui kolaborasi masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha,” jelasnya.
Sri menambahkan, dengan infrastruktur yang semakin baik dan dukungan pemerintah yang kuat terhadap UMKM, termasuk sektor hasil perikanan, maka Kalimantan Tengah semakin siap menjadi provinsi berdaya saing tinggi di tingkat nasional.
Dalam pandangannya, penghargaan yang diterima Gubernur Agustiar Sabran juga mengandung makna moral bagi seluruh perangkat daerah. Ia menegaskan bahwa setiap instansi, termasuk Dislutkan, harus terus berinovasi dengan menanamkan nilai Huma Betang sebagai pedoman kerja.
“Kita harus terus menanamkan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam melayani masyarakat. Program yang berpihak pada rakyat kecil seperti ini membuktikan bahwa kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran berorientasi pada kesejahteraan nyata,” ucap Sri.
Lebih lanjut, Sri Widanarni berharap agar penghargaan nasional yang diterima Gubernur menjadi inspirasi bersama dalam mengembangkan berbagai inovasi lintas sektor, termasuk di bidang kelautan, perikanan, dan ekonomi biru yang sedang digalakkan Pemerintah Provinsi Kalteng.
“Kami di Dislutkan siap mendukung visi besar Gubernur untuk menjadikan Kalteng tidak hanya maju di darat, tapi juga sejahtera dari laut. Semangat inovatif seperti Huma Betang Night harus menular ke semua sektor pembangunan,” pungkasnya. (pra)
EDITOR: TOPAN




