Cakupan JKN Katingan Capai 97,55%: Ini Rencana Aksi BPJS Kejar UHC 2025
KASONGAN, Kalteng.co-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan terus menunjukkan komitmennya yang tinggi terhadap kesehatan masyarakat melalui implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Dalam upaya mematangkan strategi untuk mencapai target ambisius Universal Health Coverage (UHC) 2025, Pemkab Katingan menggelar Rapat Forum Komunikasi Implementasi Strategi Penguatan Rekrutmen Peserta JKN.
Pertemuan strategis ini memiliki dua fokus utama:
- Mempercepat pencapaian target UHC pada tahun 2025.
- Meningkatkan cakupan dan, yang terpenting, tingkat keaktifan peserta JKN di Kabupaten Katingan.
Pelaksanaan Rapat dan Capaian Menggembirakan
Rapat penting ini dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Katingan pada Kamis, 13 November, dan dipimpin langsung oleh Staf Ahli Bupati Katingan, Ganti Yapman.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari BPJS Kesehatan Kabupaten Katingan, sejumlah perangkat daerah terkait, serta unsur pemangku kepentingan lainnya yang terlibat langsung dalam kesuksesan program JKN.
Dalam laporannya, BPJS Kesehatan Kabupaten Katingan memaparkan capaian yang patut diapresiasi:
🎯 Cakupan Kepesertaan JKN di Katingan telah mencapai 179.054 jiwa atau setara 97,55% dari total penduduk hingga 1 November 2025.
Angka 97,55% ini menunjukkan bahwa Kabupaten Katingan sudah sangat dekat dengan predikat UHC.
🚧 Tantangan Utama: Meningkatkan Keaktifan Peserta JKN Katingan
Meskipun capaian cakupan kepesertaan hampir mencapai target, tantangan utama yang harus segera diatasi adalah tingkat keaktifan peserta.
Saat ini, tingkat keaktifan peserta JKN di Katingan tercatat sebanyak 135.723 jiwa atau 73,70 persen.
Peningkatan keaktifan ini krusial karena peserta yang tidak aktif (tertunggak iuran) tidak dapat menikmati manfaat layanan kesehatan yang dijamin oleh JKN.
🗺️ Rencana Aksi BPJS Kesehatan Katingan untuk 2026
Untuk mengatasi tantangan keaktifan dan memastikan tercapainya target UHC, BPJS Kesehatan Kabupaten Katingan telah menetapkan Rencana Aksi Tahun 2026 dengan beberapa fokus utama, di antaranya:
1. Percepatan Pencapaian Target 📈
- Mempercepat pencapaian cakupan kepesertaan menjadi 98 persen.
- Meningkatkan target tingkat keaktifan peserta menjadi 80 persen.
2. Penganggaran dan Administrasi ✍️
- Memastikan nominal anggaran PBPU Pemda tahun 2026 memadai untuk mendukung pembiayaan kepesertaan.
- Menyelesaikan proses perpanjangan Non-Kriteria Rentan Kemiskinan (NKRK) maksimal pada 12 Desember 2025.
3. Kolaborasi dan Sinergi Lintas Sektor 🤝
- Mengoptimalkan program Corporate Social Responsibility (CSR) badan usaha dan skema sharing iuran sebagai wujud kerja sama lintas sektor yang kuat.
- Mendukung pembentukan Tim Optimalisasi Penerimaan Kapitasi melalui peningkatan peserta dengan status aktif di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
📣 Komitmen Pemkab Katingan Dipertegas
Staf Ahli Bupati Katingan, Ganti Yapman, menegaskan kembali dukungan penuh pemerintah daerah. Dalam arahannya, beliau menyatakan bahwa:
“Pemerintah daerah akan terus bersinergi dengan BPJS Kesehatan dan seluruh pihak terkait agar target UHC dapat tercapai dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Katingan.”
Rapat forum komunikasi ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat koordinasi antar sektor, memastikan setiap strategi berjalan efektif, dan mempercepat terwujudnya Universal Health Coverage bagi seluruh masyarakat Kabupaten Katingan pada tahun mendatang.
Tujuan akhirnya adalah kualitas layanan kesehatan yang merata dan dapat diakses oleh semua warga. (eri)




