BeritaKALTENGNASIONALPalangka RayaUtama

Ular Piton 4 Meter Dievakuasi dari Kandang Ayam Warga Jalan Tingang

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Seekor ular piton berukuran besar menyatroni kandang ayam milik warga di Jalan Tingang 22, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Sabtu (20/12/2025) malam. Kejadian tersebut sempat membuat warga sekitar panik.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 23.00 WIB, saat pemilik kandang mendengar suara gaduh dari arah ternaknya. Ketika dilakukan pengecekan, warga mendapati seekor ular piton melingkar di bagian kayu penyangga atap seng kandang ayam.

Mendapat laporan warga, Tim Emergency Response Palangka Raya (ERP) melalui Divisi Animal Rescue segera menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 23.45 WIB untuk melakukan evakuasi.

Ketua Tim Animal Rescue ERP, Muhammad Noor Islami, mengatakan proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Petugas mengalami kesulitan karena kondisi kandang yang sempit dan posisi ular yang bersembunyi di balik kayu penahan atap.

“Kami harus bekerja dengan sangat hati-hati karena ruang gerak terbatas. Ular dievakuasi menggunakan alat penjepit khusus agar tidak melukai satwa maupun membahayakan petugas,” ujarnya.

Lanjur pria yang kerap disapa Ammy ini menambahkan, ular yang berhasil dievakuasi diketahui berjenis Malayophyton reticulatus atau ular sawa, dengan panjang sekitar empat meter. Keberadaan ular tersebut diduga berkaitan dengan kondisi lingkungan sekitar permukiman yang masih berupa hutan rawa dan rumput tinggi, sehingga memungkinkan satwa liar masuk ke area kandang untuk mencari mangsa.

Usai evakuasi, Tim ERP mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan dekat hutan atau rawa, agar lebih waspada. Warga diminta rutin membersihkan lingkungan, memangkas rumput tinggi, serta memastikan kandang ternak memiliki penerangan dan struktur yang rapat.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak mencoba menangani ular berukuran besar secara mandiri tanpa perlengkapan keselamatan.

“Jika menemukan satwa liar masuk ke permukiman, segera hubungi call center ERP atau pihak berwenang. Kami siap memberikan bantuan selama 24 jam,” ungkapnya.

Saat ini, ular piton tersebut telah diamankan di Posko ERP dan direncanakan akan dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya yang jauh dari kawasan permukiman, guna menjaga keamanan warga serta keseimbangan ekosistem. (oiq)

Related Articles

Back to top button