BeritaDPRD KALTENGLEGISLATIF

Infrastruktur hingga Kesejahteraan Rakyat Dominasi Aspirasi Reses Dapil Kalteng IV

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Rapat Paripurna ke-11 (Penutupan) Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025, di gelar di ruang rapat DPRD Kalteng, Senin (5/1/2026). Dalam rapat yang di laksanakan anggota DPRD Kalteng ini, Juru Bicara Dapil Kalteng IV, Purdiono, menyampaikan laporan hasil kegiatan reses perseorangan.

Purdiono menjelaskan, bahwa reses yang di laksanakan menjaring beragam aspirasi masyarakat dari wilayah Barito Selatan, Barito Utara, Barito Timur, dan Kabupaten Murung Raya yang berlangsung sejak tanggal 2–9 November 2025. Mulai dari infrastruktur hingga kesejahteraan mendominasi aspirasi masyarakat.

“Seluruh aspirasi yang di sampaikan masyarakat merupakan kebutuhan mendesak dan di harapkan dapat menjadi prioritas dalam program pembangunan Pemprov Kalteng pada tahun anggaran mendatang,” ujar Purdiono saat membacakan laporan reses di hadapan para anggota DPRD Kalteng lainnya.

Anggota DPRD Kalteng dari Komisi I ini menegaskan, untuk bidang infrastruktur, masyarakat mengusulkan peningkatan jalan poros penghubung antar desa, kecamatan, hingga kabupaten, termasuk akses menuju sentra produksi pertanian.

Selain itu, lanjut dia, pembangunan jembatan permanen sebagai pengganti jembatan kayu yang rusak, normalisasi sungai dan pembangunan drainase untuk pencegahan banjir, serta penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan perluasan jaringan listrik ke desa terpencil juga menjadi perhatian utama.

Aspirasi Yang Disampaikan Meliputi Bantuan Rehabilitasi Rumah Ibadah

“Sementara di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan, warga meminta bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), bibit tanaman pangan, kelapa sawit unggul, karet, hingga pupuk bersubsidi,” imbuh Purdiono, seraya menambahkan, bahwa inspirasi lainnya mencakup bantuan bibit ternak sapi, kambing, unggas, serta sarana prasarana perikanan seperti bibit ikan, pakan, dan alat tangkap nelayan.

Purdiono menambahkan, pada bidang pendidikan dan kesehatan, masyarakat meminta peningkatan sarana prasarana sekolah, mulai dari rehabilitasi ruang kelas, pengadaan komputer, hingga pembangunan pagar sekolah.

“Di minta juga penambahan tenaga guru dan tenaga kesehatan di wilayah pelosok, bantuan peralatan medis untuk Puskesmas dan Pustu, serta pengadaan mobil ambulans desa juga menjadi usulan penting,” ujarnya.

Adapun dalam sektor kesejahteraan rakyat dan keagamaan, kata Purdiono, aspirasi yang di sampaikan meliputi bantuan rehabilitasi rumah ibadah seperti masjid, gereja, dan balai basarah, bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM, hingga bantuan sosial bagi lansia, penyandang di sabilitas, dan masyarakat kurang mampu melalui program bedah rumah.

Pelatihan keterampilan bagi pemuda desa juga di harapkan mampu menekan angka pengangguran di wilayah pedalaman. “Seluruh aspirasi hasil reses ini akan di sampaikan kepada pihak eksekutif sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan kebijakan dan penganggaran daerah,” pungkas Purdiono. (bam*/aza)

Related Articles

Back to top button