Bupati Dorong Pengawasan Lebih Profesional dan Akuntabel
BUNTOK,Kalteng.co – Bupati Barito Selatan (Barsel) Eddy Raya Samsuri didampingi Wakil Bupati Barsel Khristianto Yudha menghadiri peresmian Gedung Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Barito Selatan, Senin (12/1). Pada kesempatan tersebut, pemerintah daerah juga meluncurkan sistem Whistle Blowing System (WBS) berupa aplikasi layanan pengaduan bernama Onengan Mengadu.
Wakil Bupati Barsel Khristianto Yudha yang mewakili Bupati menyampaikan bahwa peresmian Gedung Kantor Inspektorat Daerah merupakan momentum penting dan strategis bagi Pemerintah Kabupaten Barito Selatan. Inspektorat Daerah memiliki peran sentral sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas.
“Pembangunan gedung kantor Inspektorat ini berawal dari kunjungan Bupati ke kantor lama yang kondisinya sangat tidak memadai, mulai dari ruangan yang sempit, lantai yang sering tergenang air, hingga pencahayaan yang kurang. Saat itu saya meminta Inspektur, Bapak Liharfin, untuk menyusun perencanaan, RAB, dan gambar bangunan untuk diajukan,” ungkap Khristianto Yudha.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan Gedung Kantor Inspektorat Daerah dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barsel dalam tiga tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada tahun 2022, sementara tahap kedua dan ketiga dilanjutkan pada tahun 2024 dan 2025, setelah sempat mengalami kendala pada tahun 2023.
Lebih lanjut, Khristianto Yudha berharap gedung yang lebih representatif ini tidak hanya menjadi sarana pendukung administrasi, tetapi juga menjadi pusat penguatan fungsi pengawasan, pembinaan, serta pencegahan terhadap potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah dan pelaksanaan pembangunan.
“Saya menaruh harapan besar kepada seluruh jajaran Inspektorat Daerah Kabupaten Barito Selatan agar dengan fasilitas yang lebih baik ini dapat semakin meningkatkan profesionalisme dan kompetensi sumber daya manusia, serta tetap menjaga independensi dan integritas dalam menjalankan tugas. Saya juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat sinergi dengan Inspektorat sebagai mitra strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berwibawa,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Barito Selatan, Yuristanti Yudha, menambahkan bahwa saat ini Inspektorat Daerah Barsel didukung oleh 97 pegawai yang menjalankan fungsi pengawasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan.
“Selain peresmian gedung, kami juga meluncurkan pojok pengaduan bertajuk Onengan Mengadu hasil kolaborasi dengan DiskominfoSP Barsel. Layanan ini diperuntukkan bagi pemerintah desa, SOPD, serta masyarakat Kabupaten Barito Selatan sebagai sarana penyampaian pengaduan dan pengawasan,” pungkasnya. (hms)




