
KASONGAN, Kalteng.co-Kebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Kasongan pada Minggu (25/1/2026) tengah malam tidak hanya menghanguskan puluhan ruko, tetapi juga berdampak fatal bagi sektor pendidikan. Kompleks Pendidikan Yayasan Al Badar Kasongan dilaporkan ikut menjadi korban keganasan si jago merah.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam, mengingat yayasan tersebut merupakan salah satu pilar pendidikan agama di ibu kota Kabupaten Katingan. Kondisi sarana dan prasarana yang terdampak membuat aktivitas belajar mengajar terancam lumpuh total.

Harapan Pendiri: Belajar Mengajar Jangan Sampai Terhenti
Menanggapi musibah ini, H. Alex Majedi, salah seorang founder (pendiri) sekaligus mantan pengurus Yayasan Al Badar, menyampaikan keprihatinan yang mendalam. Meski kompleks pendidikan terdampak api, ia menegaskan bahwa hak pendidikan para santri dan siswa harus tetap menjadi prioritas utama.
“Sebagai pendiri Yayasan Al Badar Kasongan, saya mengharapkan proses belajar mengajar tetap bisa dilaksanakan. Ini menyangkut masa depan anak-anak kita,” ujar H. Alex Majedi kepada awak media, Senin (26/1/2026).
Ia menekankan bahwa dalam situasi pasca-bencana seperti ini, diperlukan langkah cepat agar transisi pendidikan tidak terputus terlalu lama.
Desak Pemkab dan Kemenag Katingan Turun Tangan
Mengingat kerusakan yang cukup signifikan, pihak yayasan berharap adanya sinergi dari pemerintah daerah dan instansi terkait. H. Alex Majedi secara khusus meminta perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan dan Kementerian Agama (Kemenag) Katingan.
Dukungan yang diharapkan meliputi:
Penyediaan Sarana Darurat: Fasilitas ruang kelas sementara atau tenda pendidikan agar siswa tetap bisa bersekolah.
Bantuan Logistik Pendidikan: Pengadaan buku teks, alat tulis, dan perlengkapan sekolah yang ludes terbakar.
Koordinasi Kebijakan: Skema belajar mengajar darurat yang diakui secara formal oleh dinas terkait.
“Kami sangat berharap Pemkab Katingan dan Kemenag Katingan dapat membantu terlaksananya proses belajar mengajar, walaupun untuk sementara harus dilakukan secara darurat,” tambah Alex.
Kondisi Pasca-Kebakaran Pasar Kasongan
Kebakaran di Pasar Kasongan sendiri dikenal sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa waktu terakhir. Lokasi pasar yang berdekatan dengan pemukiman dan fasilitas umum membuat api dengan cepat merambat, termasuk ke area Yayasan Al Badar.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan total kerugian materiil serta penyebab pasti munculnya api. Namun, bagi keluarga besar Al Badar, fokus saat ini adalah bagaimana menyelamatkan tahun ajaran yang sedang berjalan.
Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak boleh terhenti oleh musibah. Dukungan dari masyarakat dan intervensi cepat dari Pemkab Katingan sangat dinantikan untuk memulihkan semangat belajar di Yayasan Al Badar Kasongan. (*/tur)



