DPRD KALTENGLEGISLATIF

Petani Katingan Kuala Keluhkan Akses Jalan Pascapanen

PALANGKA RAYA,Kalteng.co – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi, memastikan ketersediaan pupuk bagi petani di Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, aman untuk masa tanam 2026. Hal tersebut disampaikannya usai melakukan kunjungan kerja ke Desa Makmur Jaya dan Desa Makmur Utama.

Junaidi menyampaikan bahwa persoalan pupuk yang selama ini dikhawatirkan petani telah mendapatkan kepastian setelah DPRD Kalteng menghadirkan langsung Pupuk Indonesia dalam agenda kunjungan kerja tersebut.

“Alhamdulillah, untuk pupuk masa tanam 2026 itu cukup, bahkan siap. Harga pun ada penurunan hampir Rp20 ribu berdasarkan informasi dari Pupuk Indonesia,” katanya, Senin (2/2).

Ia menambahkan, pendistribusian pupuk tidak mengalami kendala selama data kebutuhan dan permohonan dari kelompok tani (poktan) telah terpenuhi.

“Untuk pendistribusian pun tidak ada masalah, yang penting sudah ada data permohonan dan kebutuhan dari masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, Junaidi mengungkapkan bahwa petani di Katingan Kuala mengeluhkan akses jalan yang tidak memadai sehingga membuat biaya logistik pascapanen menjadi tinggi dan tidak efisien, khususnya di Desa Makmur Jaya dan Desa Makmur Utama.

“Kalau akses jalan itu bisa ditangani, hasil pertanian bisa langsung dibawa ke Pakahi dan dijual ke Katingan atau Palangka Raya. Tidak perlu memutar ke Banjarmasin terlebih dahulu, baru dibawa ke Kotim dan Katingan,” tegas Junaidi.

Ia menilai potensi pertanian di wilayah tersebut sangat besar, bahkan disebut sebagai salah satu lumbung pangan setelah Kapuas dan Pulang Pisau. Dukungan dari pemerintah setempat dan pemerintah provinsi dinilai penting untuk mendorong perbaikan jalan utama di wilayah Katingan agar potensi tersebut dapat dimaksimalkan. (hms)

Related Articles

Back to top button