Profil Raja Charisson Sinurat: Pelajar Papua Barat Daya yang Jadi Juara Dunia Matematika Tahun 2026

KALTENG.CO-Indonesia kembali membuktikan bahwa talenta emas bisa lahir dari mana saja, termasuk dari ufuk timur Nusantara. Nama Raja Charisson Sinurat, siswa berbakat dari SD Negeri 21 Kota Sorong, Papua Barat Daya, mendadak menjadi sorotan dunia setelah menyapu bersih berbagai penghargaan bergengsi di ajang olimpiade matematika internasional awal tahun 2026.
Prestasi ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata bahwa anak muda Indonesia mampu bersaing dan mengungguli ribuan peserta dari puluhan negara.
Dominasi di Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2026
Puncak prestasi terbaru Raja terjadi di Bangkok, Thailand, pada 7-8 Februari 2026. Dalam ajang Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO), Raja harus berhadapan dengan 1.400 peserta yang datang dari 20 negara berbeda.
Hasilnya luar biasa. Raja tidak hanya membawa pulang Medali Emas, tetapi juga menyabet dua predikat prestisius sekaligus:
World Star Champion (Bintang Dunia)
2nd Runner Up di klasemen global TIMO 2026
Kemampuan Raja yang di atas rata-rata membuatnya menjadi salah satu kontestan yang paling diperhitungkan oleh juri dan peserta dari negara lain.
“Hattrick” Prestasi Internasional di Awal Tahun
Kemenangan di Thailand bukanlah keberuntungan semata. Sepanjang Januari hingga Februari 2026, Raja mencatatkan rentetan prestasi (“hattrick”) yang sangat impresif:
Rentetan kemenangan ini mengukuhkan posisi Raja sebagai salah satu “matematikawan cilik” terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.
Sosok di Balik Layar: Pengagum Newton yang Rendah Hati
Di balik kecerdasannya yang memukau, Raja tetaplah seorang anak yang memiliki rasa ingin tahu yang besar. Ia sangat mengidolakan fisikawan legendaris Isaac Newton. Hobinya tidak jauh dari dunia sains, yakni membaca buku dan melakukan berbagai eksperimen mandiri.
Menariknya, kecemerlangan otak Raja tidak membuatnya eksklusif. Di sekolahnya, SD Negeri 21 Kota Sorong, ia dikenal sebagai pribadi yang:
Suka Membantu: Sering membimbing teman sekelas yang kesulitan memahami rumus matematika.
Rendah Hati: Tetap membumi meski namanya sudah dikenal di kancah internasional.
Gigih: Memiliki kepercayaan diri tinggi untuk terus belajar.
Target Selanjutnya: Emas untuk Papua Barat Daya di OSN 2026
Meski sudah menggenggam gelar juara dunia, Raja tidak lantas berpuas diri. Target besar selanjutnya sudah di depan mata. Raja kini tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026.
Ia bertekad untuk membawa nama Provinsi Papua Barat Daya ke podium tertinggi di tingkat nasional. Dukungan dari pihak sekolah, keluarga, dan masyarakat Sorong menjadi bahan bakar utama bagi Raja untuk terus mencetak “tinta emas” bagi Indonesia.
Kisah Raja Charisson Sinurat adalah pengingat bahwa batasan geografis bukanlah penghalang untuk meraih prestasi global. Dari Kota Sorong, ia mengirimkan pesan kepada seluruh anak bangsa bahwa dengan kerja keras dan minat yang besar pada ilmu pengetahuan, dunia berada dalam genggaman. (*/tur)



